Berita

Dunia

Pelajar Indonesia Sukses Gelar Malam Budaya "Explore Sumatera" Di Norwegia

SELASA, 07 MARET 2017 | 00:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Perhimpunan Pelajar Indonesia Trondheim (PPIT) bekerja sama dengan Keluarga Indonesia Trondheim dan KBRI Oslo menyelenggarakan acara Malam Budaya Indonesia untuk kedua kalinya di Trondheim, Norwegia, Sabtu (4/3). Malam Budaya Indonesia kali ini mengangkat tema  Explore Sumatera.

Lebih dari 200 pengunjung, yang sebagian besar merupakan warga Norwegia dan komunitas internasional lainnya di Trondheim dan sekitarnya, terlihat memadati Kulturbygget (gedung budaya) Byåsen Skole, Trondheim, untuk menikmati serangkaian pertunjukan tari dan musik dari Pulau Sumatera. Kota Trondheim terletak sekitar 500 km di utara kota Oslo, selama ini dikenal sebagai 'ibu kota' ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) Norwegia.

"Melalui Malam Budaya Indonesia ini, kami ingin terus memperkenalkan budaya Indonesia dengan harapan bahwa warga Kota   Trondheim dan wilayah sekitarnya, serta international students di Trondheim, dapat lebih mengenal Indonesia yang kaya akan seni budaya, etnik dan bahasa," kata ketua panitia Irene Hutami, mahasiswa S2 jurusan Sustainable Architecture  di Norwegian University of Science and Technology (NTNU).


Dalam kesempatan membuka acara tersebut, Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto memperkenalkan secara singkat   mengenai kharakteristik seni dan budaya Pulau Sumatera kepada para pengunjung yang hadir. Dubes Yuwono juga kemudian menyampaikan rasa gembiranya dan apresiasi yang tinggi kepada PPIT dan masyarakat Indonesia yang berada di Trondheim atas konsistensi dan kerja kerasnya dalam upaya mempromosikan citra Indonesia melalui acara Malam Budaya Indonesia.

"Saya berharap dengan adanya Malam Budaya ini, keberadaan Indonesia berikut seni dan budayanya akan semakin kuat dan dikenal di kota-kota Norwegia bagian utara, dan tidak hanya di Ibukota Norwegia, Oslo. Melalui diplomasi budaya, terutama ketika melibatkan  kolaborasi antara Indonesia dan Norwegia, diharapkan akan semakin terjalin komunikasi beyond borders untuk dapat lebih menguatkan rasa saling pengertian, saling kenal dan kerja sama antara masyarakat Indonesia dan Norwegia," tutur Dubes Yuwono dalam rilis KBRI Oslo, Senin (6/3).

Dubes Yuwono juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara, termasuk kepada perwakilan dari Pemerintah Kota Trondheim yang turut hadir, Stine Kvam, serta bintang tamu Audun Kvitland yang   memeriahkan dan menjadi penutup acara malam budaya tersebut dengan menyanyikan lagu 'Nasi Padang' dalam dua bahasa, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Pada acara Malam Budaya Indonesia tersebut, ditampilkan berbagai pertunjukkan diantaranya Tari Pasambahan, Tari Piring, Tari Zapin, Tari Saman, penampilan lagu-lagu daerah, pemutaran video wisata dan penampilan angklung oleh anggota PPIT yang dikemas ke dalam suatu bentuk cerita penjelajahan anak Indonesia bernama Udin di Pulau Sumatera. Selain itu, kuliner Indonesia menjadi favorit pada malam tersebut. Para pengunjung yang hadir dapat  membeli berbagai masakan dan penganan   khas Indonesia yang dijual oleh sejumlah masyarakat Indonesia di Trondheim, seperti nasi kuning, nasi padang, nasi uduk, mie goreng, lontong sate, siomay, pempek, kue dadar gulung, risoles, dan onde-onde.

Malam Budaya Indonesia tersebut juga dimeriahkan dengan fashion show pakaian tradisional Indonesia yang ditampilkan oleh anak-anak dan masyarakat Indonesia di Trondheim. Puncak fashion show ini menampilkan karya perancang busana Alphiana Chandrajani yang bertemakan 'Sarong is the New Denim' dan dibawakan oleh model-model profesional Norwegia, diantaranya Hege Wollan, model keturunan Purwokerto-Trondheim yang berkarir di Indonesia dan Norwegia. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya