Berita

Net

Politik

Masih Tertekan, Wajar SBY Belum Bersikap Untuk Putaran Dua

SENIN, 06 MARET 2017 | 15:20 WIB | LAPORAN:

Warga Jakarta menunggu sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono soal dukungan dalam putaran dua Pilkada DKI. Setelah pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Demokrat bersama koalisi Cikeas gagal total.  

Menurut pengamat politik Panji Nugraha, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang melaju ke putaran dua saat ini berlomba menarik suara dari pasangan Agus-Sylvi.

"Publik pun berharap SBY akan mendukung salah satu calon yang lolos pada putaran kedua. Bukan menyatakan sikap netral, seperti pada saat pembentukan Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih pasca pileg dan Pilpres 2014," jelasnya kepada redaksi (Senin, 6/3).


Panji menilai wajar jika SBY belum membawa Demokrat untuk mendukung salah satu pasangan calon di putaran dua. Sebab, Presiden RI ke enam tersebut sedang tertekan secara politik dari berbagai isu baik secara pribadi maupun partai.   

"Hal tersebut tak lepas dari peran SBY yang mengusung anaknya Agus Harimurti Yudhoyono untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017," katanya.

Dia menjelaskan, banyaknya serangan isu terhadap SBY membuat dia seolah tersandera secara politik. Terlebih dengan serangan dari mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang cukup menyudutkan

"Akan tetapi SBY harus menerima hal tersebut sebagai konsekuensi turun gunungnya di kancah politik praktis Pilkada DKI Jakarta," beber Panji.

Meski begitu, yang perlu digarisbawahi adalah Demokrat sampai saat ini menunjukkan kesolidan untuk mendukung penuh SBY. Terkhusus dalam menyampaikan pandangan politik dan menentukan arah dukungan partai di Pilkada DKI.

"Aspirasi dari para kader dan relawan Demokrat yang sudah mulai bermanuver untuk menentukan dukungan kepada salah satu pasangan calon yang lolos, seharusnya sudah bisa ditangkap oleh SBY dalam menentukan dukungan di Pilkada DKI," jelas Panji yang juga direktur eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI). [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya