Berita

Pertahanan

Tawuran Di Manggarai, Dua Pemuda Tewas

SENIN, 06 MARET 2017 | 12:23 WIB | LAPORAN:

Dua pelajar tewas setelah terlibat tawuran yang melibatkan warga Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) dengan warga Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (5/3) sore.

Keduanya merupakan warga Manggarai, Sutan Rafi Hakim Lubis (16) warga RT 012/004 yang diketahui berstatus pelajar SMA YMIK. Sedangkan satu korban lainnya, merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta, Fikri Fadhlur Firmansyah (20). Dia adalah warga Jalan Saharjo Gang Bakti RT 006/005 Manggarai.

"Data sementara, dua korban tewas. Korban atas nama Sutan sudah dimakamkan. Satu korban lainnya, Fikri masih dilakukan visum di RS Polri Kramat Jati," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (6/3).


Tawuran yang terjadi di jembatan perbatasan Jalan Tambak hingga Manggarai itu diperkirakan terjadi sejak pukul 17.45 WIB, Minggu sore.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya tawuran. Namun, data sementara, diduga, warga dari arah Jalan Tambak meluncurkan petasan ke arah warga Manggarai.

Hal itu, memicu warga Manggarai untuk membalas hingga terjadi aksi saling lempar batu, botol, dan petasan.

Selain korban tewas, enam warga lainnya dilaporkan mengalami luka tembak akibat senapan angin. Saat ini keenam korban masih dirawat di RS Persahabatan dan RS Kramat Jati.

Aparat gabungan dari Polres Jaksel dan Polres Jakpus langsung turun ke lokasi begitu mendapat informasi adanya tawuran. Polisi membubarkan massa dan langsung melakukan penyisiran pasca tawuran, sekira pukul18.10 WIB.

Polisi sempat menembakkan gas airmata untuk membubarkan massa. Pasalnya, sejumlah warga sempat memicu tawuran lanjutan meski telah dibubarkan.

Anggota Polsek Tebet serta Sat Sabhara dan Sat Reskrim Polresro Jaksel bersiaga di lokasi kejadian untuk mencegah kembali terjadinya tawuran. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya