Berita

Luis Milla/Net

Olahraga

Luis Milla Cari Bibit Muda Di Piala Presiden

SENIN, 06 MARET 2017 | 08:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Luis Milla mengatakan bahwa Piala Presiden merupakan salah satu wahana untuk memupuk atlet-atlet muda nasional pada bidang Sepakbola.

Pasalnya, pada Piala Presiden atlet muda usia di bawah 23 tahun mendapatkan kesempatan yang sama untuk ikut bermain memperkuat tim mereka masing-masing.

Luis mengungkapkan bahwa kehadirannya di babak semifinal leg kedua antara Persib melawan Pusamania Borneo merupakan bagian dari tugasnya untuk melakukan observasi, khususnya pemain di bawah usia 23 tahun.


“Pada pertandingan semifinal ini ada 6 pemain. Dimana mereka mendapatkan kesempatan yang sama dengan atlet senior,” katanya.

Lebih lanjut, Luis menilai bahwa pelaksanaan Piala Presien berjalan lancar dan sesuai harapan para pencinta sepakbola nasional. Hal tersebut dapat dilihat dengan animo dan dukungan masyarakat yang sangat besar.

“Terimakasih kepada Bapak Ara (Maruarar Sirait) atas terselenggaranya babak semifinal dengan baik dengan animo dan dukungan masyarakat yang sangat besar,” ujarnya.

Selama mengamati jalannya pertandingan ini, Luis menilai bahwa pendukung masing-masing tim memiliki antusias yang sangat besar selama jalannya pertandingan. Hal tersebut tidak terjadi di negaranya, Spanyol.

Menurutnya supporter yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan yang memiliki antusias untuk mendukung timnya hanya sekitar 25 persen. Selebihnya, mereka menonton layaknya di teather yang duduk dengan tenang dan sopan.

“Kalau di Indonesia semua bersemangat dan antusias ingin timnya menang sangat besar,” jelasnya.

Menurutnya, secara umum Piala Presiden berjalan lancar dan sesuai harapan. Dan ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas atlet-atlet nasional, Indonesia harus sering menggulirkan liga yang lebih kompetitif. Baginya adanya Piala Presiden akan meningkatkan kompetititas di Indonesia.

“Semua berjalan bagus, ajang ini juga salah satu cara untuk mencari bibit muda atlet-atlet nasional yang berkualitas,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait mengapresiasi atas kehadiran pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan semifinal dari awal hingga akhir.

Menurutnya, kehadiran Luis menunjukkan komitmennya untuk memajukan sepakbola nasional, khususnya untuk melihat kemampuan atlet-atlet muda.

“Saya sangat mengapresiasi. Macet-macet Luis menyempatkan hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan semifinal ini,” katanya.

Pada pertandingan semifinal ini, Maung Bandung tersingkir menuju final setelah dikalahkan Pusamania Borneo FC dengan drama adu penalti. [ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya