Berita

Henry Yosodiningrat/Net

Hukum

Henry Yosodiningrat: Buktikan Kejagung Serius Berantas Korupsi, Tahan Fredie Tan Cs

MINGGU, 05 MARET 2017 | 15:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penyidik Kejaksaan Agung hingga kini belum menggeledah kediaman tersangka Direktur Utama PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (Ancol Beach City) Fredie Tan alias Awi hingga kini belum jua digeledah.

Termasuk kantor WAIP di Jalan Pantai Indah Barat Kompleks Toho PIK Blok E No.12 Kamal Muara Jakut.

Padahal izin geledah telah diterbitkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara sejak 27 Maret 2015.


Anehnya lagi, menurut anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat, Fredie Tan yang tersangka kasus penjualan tanah Pemprov DKI di Pluit oleh Jakarta Propertindo (Jakpro) masih melenggang bebas.  

Dalam kasus ini, dua tersangka lain yang juga belum ditahan yakni Komisaris PT Delta Jakarta Oky Sukasah dan bekas Direktur Utama Jakpro I Gusti Ketut Gede Suena.

Ia pun ragu kesungguhan pihak Kejagung memberantas tindak pidana korupsi dengan adanya pembiaran seperti ini.

"Untuk menepis isu yang tidak sedap dan untuk membuktikan kesungguhannya, Jaksa Agung hendaknya segera memerintahkan untuk segera menindaklanjuti penyidikan dalam perkara tersebut, dan segera melakukan penggeledahan serta segera menahan tersangka Fredie Tan alias Awi (PT Wahana Agung Indonesia)," tambah Henry.

Sebagai wakil rakyat, Henry mengaku sangat konsen terhadap upaya pemberantasan tipikor baik yang dilakukan oleh penyelenggara negara, maupun oleh perseorangan ataupun korporasi.

“Komitmen itu bukan hal baru bagi saya, atau bukan sejak saya jadi anggota DPR, tapi terlihat sejak saya masih menjalankan profesi advokat, hal itu sebagaimana ternyata saya tidak pernah mendampingi, bahkan menolak untuk mendampingi klien yang diperiksa KPK atau diadili di pengadilan tindak pidana korupsi," demikian Henry.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya