Berita

Ilutsrasi/net

Pertahanan

Kopassus Rancang Turnamen Voli Untuk HUT Ke-65

MINGGU, 05 MARET 2017 | 04:36 WIB | LAPORAN:

Tahun ini, tepatnya 16 April, Komando Pasukan Khusus TNI AD atau Kopassus akan berusia 65 tahun.

Momentum ini akan dijadikan ajang untuk terus membangun kedekatan Kopassus dengan masyarakat, serta meneguhkan posisi Kopassus sebagai bagian dari TNI yang lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Begitu dikatakan Kepala Humas Danjen Cup Volleyball Tournament, Mayor Indra Mardiyanto, dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Sabtu (4/3). Tahun ini, Kopassus menggunakan olahraga voli sebagai media mempererat hubungan dengan rakyat.


Menurut Indra, olahraga bola voli sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Olahraga ini juga dapat menjadi wadah positif bagi pembinaan watak dan karakter generasi muda Indonesia.

"Olahraga bola voli telah tumbuh dan menjadi besar di Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya, sejak sekitar lima tahun terakhir," kata Indra.

Saat ini, lanjutnya, peminat olahraga tersebut semakin bertambah. Turnamen bola voli pun bisa dibilang selalu ada setiap pekan. Melihat fenomena tersebut, ide untuk mewujudkan kemanunggalan Kopassus dengan rakyat mendapatkan momentumnya.

"Karena itu, sebagai wujud nyata dari semboyan Tribuana Chandraca Satya Dharma sekaligus bentuk karya nyata dan dedikasi bagi negeri, maka dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kopassus ke-65, kami berencana menyelenggarakan 'Danjen Kopassus Open Volleyball Tournament',” jelas Indra.

Kegiatan itu akan menjadi yang pertama diselenggarakan oleh Kopassus dengan melibatkan masyarakat luas sebagai aktualisasi kemanunggalan Kopassus dengan rakyat, melalui ajang bola voli dengan atmosfir militer pertama di Indonesia.

"Kegiatan 'Danjen Kopassus Open Volleyball Tournament' ini  berkerjasama dengan Pengurus Pusat PBVSI dimana pihak Ketua Umum berkenan langsung memberikan dukungan dan nasihat dalam penyelenggaraannya. Di samping itu sudah ada beberapa tim yang rencananya ikut bermain," jelas Indra. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya