Berita

Ilustrasi

Pertahanan

Polisi Akan Lacak Latar Belakang Pelaku Bom Bandung Via Keluarga

JUMAT, 03 MARET 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Polisi masih menelusuri latar belakang Yayat Cahyadi alias Abu Salam, pelaku ledakan di lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung , Jawa Barat, Senin lalu (27/2). Salah satunya lewat keluarga pelaku yang saat ini masih belum menjemput jasadnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kita ingin menanyakan kepada keluarga terkait aktivitas dan kehidupan pelaku. Termasuk, ingin mengetahui siapa saja teman-temannya selama setahun belakangan ini," kata Karo Penmas Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto di kantornya, Jumat (3/3).

Pasalnya, pelaku sempat diungsikan saat kejadian tersebut berlangsung. Sehingga, keterangan dari pihak keluarga diharapkan dapat membantu kepolisian dalam menguak aktifias pelaku sebelum insiden terjadi.


"Karena pada waktu kejadian, pagi harinya, Yayat sempat diungsikan dulu, entah kemana. Saat ini, sedang ditelusuri keberadaanya. Paling tidak dari keluarganya akan dapat informasi yang baik untuk dikembangkan," urainya.

Menurut pengamat terorisme, Al Chaidar, Yayat diyakini merupakan sel dari jaringan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Mereka menjadi simpatisan kelompok radikal Islam Mujahidin Indonesia Barat (MIB) di bawah naungan Abu Robban.

"Kasus teror bom di Bandung, masuk ke kelompok MIB," tuturnya beberapa waktu lalu.

Serangan sel-sel yang juga dikomandoi Bahrun Naim itu, lanjutnya memang tidak berdampak besar. Tapi, bisa dilakukan siapa saja untuk merancang serangan-serangan.

Mengingat, sel-sel yang diperkirakan berjumlah 200 ribu orang se-Indonesia itu belajar secara otodidak. Salah satunya, membuat bom panci.

Seperti diketahui, Yayat tewas tertembus timah panas di bagian dada oleh aparat. Nyawanya tidak tertolong sata dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Bandung.

Yayat ditembak di Kantor Kelurahan Arjuna, Kota Bandung usai meledakkan bom panci di Lapangan Pandawa.

Mantan residivis kasus terorisme itu terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas.

Saat ini, jenazah Yayat masih diotopsi di RS Kramatjati. Namun, belum ada pihak kelurga Yayat yang datang ke untuk memastikan identitasnya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya