Berita

Politik

Forkoma PMKRI Apresiasi Raja Salman Beri Perhatian Khusus Terkait Keberagaman Indonesia

JUMAT, 03 MARET 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) mengapresiasi kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia. Kunjungan tersebut sangat penting karena Indonesia merupakan mitra strategis dari Arab Saudi.

Ketua Forkoma PMKRI Hermawi F Taslim mengatakan berbagai agenda yang dibahas dalam kunjungan 9 hari tersebut, menunjukkan bahwa Arab Saudi selalu menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis.

"Berbagai kerja sama yang dibahas dan sejumlah agenda yang dikerjakan oleh Raja Salman beserta rombongannya sangat bermanfaat bagi Indonesia. Kemitraan strategis ini harus semakin diperkuat dan ditindaklanjuti," ujar Hermawi dalam keterangannya, Jumat (3/3).


Dia menggarisbawahi bahwa kehadiran Raja Salman ini sebagai usaha konkrit untuk meneguhkan perdamaian dunia atas dasar kesederajatan dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan sebagaimana ditegaskan dalam pembukaan UUD 45.

Untuk itu, kata Hermawi, kerja sama harus ditindaklanjuti dengan upaya kedua negara dalam pemberantasan terorisme, pengembangan nilai-nilai moderatisme, dan secara khusus menjadi momentum memperkuat semangat pluralisme dan toleransi.

Hermawi juga memberikan apresiasi khusus karena Raja Salman juga akan bertemu dengan sejumlah tokoh lintas agama pada Jumat siang ini.

"Perhatian dari Arab Saudi begitu besar bagi pluralisme dan toleransi di Indonesia. Agenda pertemuan dengan tokoh lintas agama tersebut menjadi bukti bahwa Arab Saudi saja menghargai keberagaman di Indonesia," ujar Hermawi.

Sebagaimana disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud telah mengagendakan untuk bertemu dengan pimpinan dan tokoh lintas agama.

Terlepas dari agenda dengan tokoh lintas agama, Hermawi menambahkan bahwa pada dasarnya Raja Salman memberikan perhatian khusus terkait keberagaman di Indonesia dan ini memperlihatkan kepemimpinan Islam yang bukan saja moderat, tapi juga toleran dan bersahabat. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya