Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Satgas Kizi TNI Deteksi Runway Bandara Dungu Paska Ledakan Gudang Senjata

KAMIS, 02 MARET 2017 | 12:18 WIB | LAPORAN:

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) turun membersihkan serpihan amunisi akibat ledakan gudang senjata Markas FARDC di Runway Bandara Dungu, Kongo, Afrika, Rabu (1/3).

Pembersihan sisa-sisa serpihan munisi tersebut sesuai perintah dari Staf Security UN kepada Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco.

Dansatgas Konga XX-N/Monusco Mayor Czi Nur Alam Sucipto selanjutnya memerintahkan Tim Jihandak Satgas Kizi TNI yang berjumlah empat personel dipimpin oleh Serka Agung Maigiri untuk melaksanakan deteksi di runway bandara Dungu.
 

 
Mayor Czi Nur Alam Sucipto saat meninjau anggotanya di lokasi mengatakan, daerah di runway bandara merupakan salah satu tempat yang sangat penting untuk transportasi udara personel staf UN maupun sipil.
 
"Deteksi dan penyisiran tersebut dilaksanakan karena terdapat banyak serpihan-serpihan sisa amunisi dan senjata berada di runway bandara akibat dari ledakan di gudang senjata Markas FARDC yang terjadi beberapa waktu yang lalu, mengingat markas FARDC terletak tidak jauh dari bandara Dungu," ujar Dansatgas Konga XX-N/Monusco.
 
Lebih lanjut ia menyebutkan, dari hasil pembersihan tersebut berhasil didapatkan beberapa serpihan sisa dari kebakaran dan sudah diamankan oleh Tim Jihandak serta diserahkan kepada Staf Security UN.

Kemudian bandara telah dinyatakan aman untuk kegiatan transportasi udara.[wid] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya