Berita

Politik

Doli: Pesan Titiek Soeharto, Jangan Takut Lawan Pemimpin Menyimpang

RABU, 01 MARET 2017 | 14:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto merupakan seorang tokoh yang ikut membidani dan membesarkan Golkar hingga jaya di masanya. Titiek yang saat ini merupakan perwakilan satu-satunya dari keluarga yang berada di Partai Golkar, pernah merasakan dan memahami benar arti filosofi, sejarah, doktrin, dan perjuangan Golkar.

Begitu kata politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (1/3). Sehingga, pernyataan Titiek Soeharto yang menyebut bahwa "Saya lebih takut Tuhan daripada partai" dinilai Doli bukan tanpa makna. Menurutnya, pernyataan itu memiliki dua makna sekaligus.

"Pertama, Golkar yang "ngotot" mendukung Ahok, tak lagi dekat, se-aspirasi, bahkan berhadapan dengan mayoritas ummat Islam. Kedua, Golkar telah kehilangan karakter sebagai Partai Politik yang nasionalis-religius. Bahkan seperti tak punya karakter karena hanya mengedepankan pertimbangan pragmatisme semata," ujarnya.


Sementara itu, sebagai kader muda Partai Golkar, Doli menilai pernyataan Titiek itu membawa pesan bahwa kader tidak perlu takut berbeda dengan pemimpin yang telah menyimpang dari nilai dan karakter hakikinya Golkar.

"Pesan kedua adalah kepada kita semua kader yang masih cinta Golkar dan bangsa Indonesia, ikutilah hati, akal sehat, serta keyakinan berdasarkan petunjuk dan ajaran Tuhan di dalam memilih pemimpin," sambungnya.  

"Bukan karena tekanan, ancaman, intimidasi, dan transaksional. Saya yakin bila ditanya kepada siapapun yang pernah memimpin Golkar, pasti hati dan pandangannya akan sama dengan apa yang disampaikan Mbak Titiek. Pak Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie, masih ada dan bisa ditanya," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya