Berita

Politik

Elevator Khusus Dan Teriakan "Allahu Akbar" Sambut Kedatangan Raja Salman

RABU, 01 MARET 2017 | 14:22 WIB | LAPORAN:

Turun dari elevator khusus yang berjalan otomatis, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud langsung disambut dengan pengawalan ketat.

Usai disambut Presiden RI Joko Widodo di tangga pesawat, Raja Salman yang satu mobil dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin langsung bertolak ke Istana Presdien Bogor. Raja Salman bertolak ke Istana Bogor melalui Tol Jagorawi.

Ada sekitar 50 mobil yang ikut dalam iring-iringan tersebut. Mobil yang membawa Raja Salman berada di nomor keempat setelah mobil patwal polisi.


Menurut pantauan Kantor Berita Politik RMOL, jalan di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, baik dari arah Cawang maupun dari arah Cililitan, ditutup sepenjang iring-iringan.

Kendaraan dari arah Cawang ditutup persis di depan pintu masuk Pangkalan TNI Angkatan Udara. Praktis, antrean kendaraan mengular ke belakang.

Penjagaan dari petugas gabungan, baik polisi dan TNI, begitu ketat saat rombongan Presiden Jokowi dan Raja Salman lewat. Jalan Halim Perdanakusuma dijaga ketat agar steril selama beberapa menit.

Sekitar pukul 13.15 WIB, setelah semua rombongan melintas, lalu lintas kembali dibuka. Kendaraan dari dua arah kembali normal.

Iring-iringan panjang Raja Salman menjadi perhatian warga di dalam Bandara Halim maupun di luar bandara. Banyak warga mengabadikan iring-iringan tersebut dengan ponsel pribadi mereka. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang membuat video live 'langsung' yang langsung mereka unggah ke akun sosial media.

Teriakan "Ahlan Wa Sahlan" yang berarti selamat datang dalam bahada Arab itu pun bergema. Tak hanya itu, teriakan "Allahu Akbar" juga dipekikkan oleh beberapa warga yang berdesak-desakan menyaksikan iringan mobil Raja Salman saat keluar dari gedung VVIP Sasana Manggala Praja. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya