Berita

Pertahanan

Polisi Kesulitan Lacak Pengunggah Foto Editan Kapolri Setengah Binatang

RABU, 01 MARET 2017 | 11:55 WIB | LAPORAN:

Penyidik Subdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) belum juga berhasil menangkap pelaku penyebar gambar Kapolri Jenderal Tito Karnavian berwajah setengah binatang.

Bahkan, penyidik juga belum mengantongi identitas pengunggah pertama sekaligus pemilik akun media sosial (medsos) yang menyebarkan gambar tersebut.

"Masih kami telusuri dulu. Ini siapa yang membuatnya. Dianalisa dulu, ini pelakunya seperti apa? Jejak-jejaknya berada dimana?" kata Kabid Humas PMJ, Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (1/3).


Hingga saat ini, belum ada saksi yang diperiksa penyidik terkait kasus tersebut. Meski demikian, Argo mengatakan, semua kasus yang ditangani pihaknya, merupakan prioritas untuk diselesaikan.

"Kami masih mempelajari akun Facebook yang menyebarkan itu. Ini kan satu-satu, harus dipelajari. Penyelidikan masih berlangsung," jamin alumni Akpol 1991 itu.

Seperti diketahui sebelumnya, dunia maya dihebohkan dengan kemunculan akun Facebook milik Ahmad Fatihul Alif yang mengunggah gambar Kapolri, beberapa waktu lalu.

Namun, pemilik akun tersebut diduga telah mengedit gambar Kapolri Tito dengan ‎telinga, mulut dan hidung mirip hewan anjing.

Bahkan, netizen tak bertanggungjawab itu juga menulis caption yang ‎terkesan memojokkan jenderal berbintang empat tersebut. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya