Berita

Zulkifli Hasan/Net

Nusantara

Solusi Kesenjangan Adalah Kembali Ke Pancasila

SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 06:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu tantangan utama bangsa Indonesia setelah reformasi adalah kesenjangan antara si kaya dengan si miskin. Data terbaru menunjukkan bahwa pundi-pundi empat orang terkaya di Indonesia sama dengan 100 juta orang termiskin.

Menghadapi fakta tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa solusinya adalah kembali pada Pancasila, pada nilai-nilai luhur keindonesiaan.

"Pancasila sudah tegaskan nasionalisme, berpihak pada rakyat. Pancasila juga tegaskan keadilan sosial untuk semuanya, bukan sebagian orang saja," terang Zulkifli dalam orasi ilmiah di depan Senat Terbuka Universitas Islam Attahiriyah pada Wisuda Sarjana XXI dan Pascasarjana XI tahun akademik 2016/2017, di Aula Manggala Wanabakti, Jakarta, Minggu (26/2).


"Sudah setahun ini saya selalu bicara soal kesenjangan yang luar biasa. Alhamdulillah Presiden menegaskan tahun ini sebagai tahun mengatasi kesenjangan," ujar ketua umum PAN ini menambahkan.

Zulkifli percaya bahwa 18 tahun reformasi, praktek demokrasi Indonesia akan semakin matang jika dilandasi nilai-nilai Pancasila.

"Rakyat yang berdaulat dan amanat Pancasila sudah tegas untuk wujudkan keadilan sosial. Demokrasi harus sejahterakan semuanya,"  ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyebut memudarnya persaudaraan kebangsaan sebagai tantangan persatuan Indonesia ke depan.

"Persatuan harus diperkuat. Hentikan saling curiga sesama anak bangsa. Ingatlah, sudah sejak 71 tahun lalu kita sepakat bersatu dalam keberagaman," tutupnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya