Berita

Foto/Net

Politik

PGI Bantah Berkati Jenazah Muslim Pendukung Ahok

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 16:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Persatuan Gereja Indonesia (PGI) membantah pernyataan yang viral di dunia maya. Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa PGI siap memberkati jasad muslim pendukung Ahok yang ditelantarkan umat Islam.

"Melalui siaran pers ini, kami menyataka bahwa informasi tersebut tidak benar, bohong atau hoax. Sebab PGI tak pernah membuat pernyataan seperti itu, baik secara lisan maupun tertulis," ujar Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (26/2).

Dijelaskan Jeirry bahwa informasi tersebut telah disebarluaskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memperkeruh dan mengganggu suasana kerukunan kehidupan keagamaan kita, memanfaatkan momentum Pilkada DKI Jakarta 2017 ini.


"Pilkada adalah peristiwa politik untuk memilih pemimpin atau kepala daerah dari sebuah daerah. PGI menyatakan bahwa sebagai lembaga keagamaan Kristen, PGI tak pernah terlibat dalam urusan politik praktis, apalagi dalam hal dukung mendukung pasangan calon tertentu," sambungnya.

"Karena itu, maka PGI meminta agar semua pihak tidak terprovokasi dan tidak menyebarluaskan informasi tersebut melalui berbagai macam media yang ada," lanjut Jeirry.

Sementara kepada umat Kristen, PGI mengimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berbagai macam provokasi seperti ini.

"Serta tetap berkomitmen menjaga kerukunan dan toleransi hidup dengan umat beragama lain," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya