Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Studi: Lesbian Mengalami Orgasme Lebih Dalam Seks Ketimbang Perempuan Heteroseksual

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 15:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari tiga lembaga terpisah, Chapman University, Indiana University dan Kinsey Institute mungkin akan mengejutkan banyak pihak.

Sementara itu, hal sebaliknya terjadi pada pria.

Para peneliti tersebut mengatakan bahwa lesbian dan wanita biseksual merasakan klimaks yang lebih dalam hubungan seks daripada perempuan heteroseksual.


Para peneliti menjelajahi bagaimana frekuensi orgasme yang bervariasi antara jenis kelamin dan orang-orang yang memiliki orientasi seksual yang berbeda.

"Laki-laki heteroseksual yang paling mungkin untuk mengatakan mereka biasanya selalu orgasme daat melakukan hubungan intem adalah 95 persen, diikuti oleh laki-laki gay 89 persen dan pria biseksual 88 persen," kata studi yang dimuat dalam Archieves of Sexual Behaviour.

"Sedangkan wanita lesbian 86 persen (mengalami orgasme dalam hubungan seksual), perempuan biseksual 66 persen dan perempuan heteroseksual 65 persen," sambung laporan tersebut.

Dalam laporan yang sama, para peneliti juga memberikan tips bagi laki-laki yang membutuhkan bantuan dalam memuaskan pasangan wanita mereka. Di antara tips itu adalah berupaya untu lebih tahan lama dan memberikan oral seks lebih.

Sedangkan tips untuk perempuan yang ingin lebih memuaskan pasangannya adalah menanyakan apa yang diinginkan pasangan, memuji mereka untuk melakukan sesuatu yang benar, memakai lingerie seksi, mencoba posisi baru, bertindak keluar fantasi dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Hal itu, menurut para peneliti, bisa meningkatkan tingkat orgasme pada laki-laki dan wanita dalam hubungan seksual.

"Fakta bahwa perempuan lesbian mengalami orgasme lebih sering daripada perempuan heteroseksual menunjukkan bahwa banyak perempuan heteroseksual sebenarnya bisa mengalami tingkat orgasme yang lebih tinggi lagi," begitu tulis para peneliti dalam laporan studinya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya