Berita

Pertahanan

Polisi Lacak Tersangka Pembunuh Korban Tawuran

JUMAT, 24 FEBRUARI 2017 | 20:26 WIB | LAPORAN:

Polrestro Jakarta Timur (Jaktim) tengah menyelidiki kasus tawuran pelajar yang berlangsung di kawasan Fly Over Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, 14 Februari 2017 lalu. Pengusutan dilakukan setelah terdapat korban tewas dalam peristiwa tersebut.

Pasalnya, video perkelahian massal itu sempat beredar di jejaring sosial Youtube, dan viral di berbagai media sosial lainnya.

"Orang tua korban tewas lapor ke Polres Jaktim. Kemudian, Polres adakan penyelidikan terhadap pelaku tawuran itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Jumat (24/2).


Korban diketahui bernama Ahmad Andika Baskara (17). Warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel) itu, merupakan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bunda Kandung, Jaksel.

Hasil penyelidikan sementara, korban meregang nyawa akibat dibacok pelajar lawan yang diduga berasal dari SMK Adi Luhur.

"Dalam video, terlihat ada pembacokan yang dilakukan anak SMA itu," terang Argo.

Setelah terluka, korban tergeletak di pinggir jalan. Andika sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Kepolisian telah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden tersebut. Penegak hukum juga tengah memburu pelajar yang diduga melakukan aksi kekerasan terhadap korban.

"(Tersangka) Pelaku diduga lebih dari dua orang. Kita sedang lakukan pengejaran," tegas mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

Polisi sempat mendatangi sekolah dan kediaman sejumlah pelajar yang disangka pelaku. Namun, upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.

Selain itu, polisi juga mencari identitas perekam video aksi tawuran tersebut untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"Untuk alasan penyebab tawuran, kita belum dapat informasi. Mereka ini tiba-tiba masuk fly over. Langsung tawuran saja," demikian Argo. [zul]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya