Berita

Foto/Net

Bisnis

Jasa Marga Dan JLJ Digugat Pengendara Korban Banjir

Lalai Sediakan Layanan Dan Pemberitahuan
JUMAT, 24 FEBRUARI 2017 | 08:41 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk be­serta anak usahanya PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ) digugat Kartika Dewi (23), pen­gendara mobil yang terjebak di kolong Simpang Susun Cikunir 4, tol Lingkar Luar Jakarta saat banjir Jakarta, Selasa (21/2).

Gugatan untuk Jasa Marga dan JLJ tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pengacara Kartika, David Tobing pada Rabu (22/2).

Gugatan ini diajukan lantaran pihak Jasa Marga dan JLJ diang­gap lalai menyediakan layanan dan pemberitahuan soal banjir di jalan tol tersebut.


Kepala Sub Bagian Humas dan Bina Lingkungan JLJ Wijaya Salam mengatakan, pihaknya telah menghubungi keluarga korban yang terjebak saat banjir.

"Kita sudah hubungi untuk permintaan maaf kepada yang bersangkutan. JLJ sebagai pen­gelola tol lingkar luar juga bersedia menanggung beban yang timbul atas kejadian ini," kata Wijaya kepada Rakyat Merdeka.

Wijaya menyebut, banjir yang terjadi di Simpang Susun Ci­kunir 4 diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi pada Selasa (21/2). Hal ini lantas menimbulkan genangan di ramp 8 Simpang Susun Cikunir.

Meski begitu, JLJ mengklaim telah melakukan penanganan yang terintegrasi untuk menga­tasi banjir di tol yang mereka kelola. Salah satunya dengan mengoperasikan 3 unit pompa penyedot air (water pump) untuk mengurangi debit air saat banjir terjadi.

Terkait gugatan yang ditu­jukan ke JLJ, Wijaya meyebut saat ini pihak direksi masih berk­oordinasi membahas masalah tersebut.

"Nanti direksi akan gelar jum­pa pers untuk menjelaskan lang­sung hal ini. Saat ini kita masih kordinasi," tegas Wijaya.

Sementara, Direktur Utama Jasa Marga Desy Arryani me­nyesalkan kejadian yang men­impa pengguna jalan tol terse­but. Serta berharap hal ini tidak terulang lagi.

"Kepada korban, kan sudah dikunjungi, kemudian kita sudah berikan apa yang bisa diberikan, semoga sudah selesai ya, jangan sampai terulang," kata Desi di kantor Kementerian Bidang Perekonomian Jakarta.

Desy mengakui, perseroan akan terus meningkatkan layan­an dan informasi bagi peng­guna jalan tol. "Khusunya early warning system. Kita tingkatkan agar penguna jalan tidak masuk ke jalan tertentu jika ada gang­guan," katanya.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, pihak pengelola jalan tol berkewajiban memberikan informasi terkait kondisi lalu lintas jalan tol.

Termasuk, kondisi jalan saat banjir, karena minimnya infor­masi bisa membahayakan peng­guna jalan.

"Standar Operasi Prosedur (SOP) nya harus jelas. Harus ada aturan yang jelas saat banjir terjadi, apakah jalan tol yang mereka kelola itu bisa dilewati atau harus di tutup. Ini harus dipertegas perusahaan," kata Djoko kepada Rakyat Merdeka.

Seperti diketahui, pihak Kar­tika menggugat Jasa Marga dan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta karena dinilai lalai dan lambat dalam proses evakuasi Kartika yang terjebak di dalam mobil saat banjir.

Selain Jasa Marga dan JLJ, Kartika juga menggugat Ke­menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ke­menterian Badan Usaha Milik Negara dan Badan Pengatur Jalan Tol. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya