Berita

Kim Jong Nam/Net

Dunia

Korut: WN Korut Yang Tewas Di Malaysia Pegang Paspor Diplomatik

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 | 10:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Warga negara Republik Rakyat Demokratik Korea yang tewas di Bandara KLIA, Kuala Lumpur, Malaysia pekan lalu (13/2) memegang paspor diplomatik Korea Utara.

Hal itu dipastikan oleh Komite Hukum Korea Utara dalam keterangan yang dirilis Kantor Berita KCNA beberapa saat lalu.

Namun dalam keterangan itu, Komite Hukum Korea Utara tidak menyebutkan nama dari warga negara Korea Utara yang tewas itu. Diduga kuat, pernyataan ini merujuk kepada peristiwa kematian orang Korea Utara yang disebut bernama Kim Jong Nam.


"Setelah kejadian itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia dan pihak rumah sakit menginformasikan kepada Kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur,untuk memberikan perlindungan konsuler terhadap jenazah yang mereka konfirmasi tewas akibat serangan jantung dan memutuskan untuk mengirimkan jenazahnya ke kedutaan untuk dikremasi," tulis berita KCNA itu.

"Maka Kedutaan Korea Utara mengkonfirmasi identitas pria Korea Utara yang tewas itu dan meminta pihak Malaysia untuk mengirimkan jenazahnya," sambung KCNA

Tetapi, tidak lama setelah itu berkembang berita di media-media konservatif di Korea Selatan yang menurunkan laporan palsu tentang kematian pria Korea Utara akibat diracun. Menurut media-media konservatif Korea Selatan, berita tersebut berasal dari "sumber-sumber di pemerintahan di Korea Selatan".

Korea Utara menyayangkan polisi rahasia Malaysia yang terlibat dalam upaya memojokkan Korea Utara sehingga membuat persoalan ini jadi sangat rumit. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya