Berita

Foto: Istimewa

Bisnis

Ratusan Buruh Pelindo Akan Berenang Massal Seberangi Selat Sunda

RABU, 22 FEBRUARI 2017 | 03:24 WIB | LAPORAN:

 RMOL. Ratusan buruh PT Pelindo I Belawan yang sudah menggelar aksi jalan kaki dari Kota Medan hendak menuju Jakarta akan berenang massal menyeberangi Selat Sunda demi ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Para buruh yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejatera Indonesia (PK SBSI) Kopkarpel UPTK Belawan-Pelindo I dari Federasi Industri, Kesehatan, Energi dan Pertambangan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FIKEP SBSI) Medan itu telah 30 hari lebih menggelar aksi jalan kaki atau long march sejak 20 Januari 2017 lalu, dan sudah tiba di penyeberangan Bakauheni, Lampung.
 
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH, MA menyampaikan, pilihan melakukan long march hingga 2000-an kilometer sepanjang Pulau Sumatera dan memasuki Pulau Jawa dilakukan para buruh untuk menuntut hak-hak dasar mereka yang hendak dipecat dari PT Pelindo I Medan.
 

 
"Kami sudah sampaikan, kalau boleh jangan aksi jalan kaki, dan kalau boleh jangan berenang melewati Selat Sunda. Jangan sampai mati atau malah diterkam ikan hiu. Namun, menurut mereka, sekali mati sama saja mati, meskipun mati di tengah laut, sama saja dengan mati karena dipecat dan tidak dihargai sebagai buruh yang bekerja di PT Pelindo. Apalagi yang mau kita katakan kalau begitu,” tutur Muchtar Pakpahan, saat menggelar Konperensi Pers, di Kantor DPP SBSI, Gedung Biru Jalan Tanah Tinggi II, Johar Baru, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (21/2).
 
Dijelaskan Muchtar, persoalan buruh di PT Pelindo I itu sudah satu tahun lebih digantung, tanpa penyelesaian yang sehat. Bahkan, kata dia, sejumlah proses mediasi dan komunikasi sudah dilakukan ke berbagai pihak, termasuk ke Presiden Jokowi agar sekiranya persoalan yang dihadapi buruh ini bisa mendapat perhatian dan diselesaikan dengan beradab.
 
Akan tetapi, dari sejumlah surat dan pertemuan dengan para petinggi di Negara ini, seperti dengan pihak Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Sekretariat Negara, dan Kementerian BUMN, tidak ada solusi yang adil. Bahkan para pejabat itu cuek kepada persoalan buruh.
 
"Tidak ada solusi, ya buruh tetap lanjut menuntut keadilan bagi buruh,” ujarnya.
 
Untuk koordinasi aksi berenang lewati Selat Sunda, lanjut Muchtar, pihak koordinator lapangan aksi sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan juga pihak syahbandar di penyeberangan Bakauheni-Merak.
 
"Setibanya di Merak nanti, buruh PT Pelindo I akan bergabung dengan buruh PT Pelindo II, Pelindo II dan Pelindo IV yang memiliki nasib yang sama. Dan diperlakukan tidak adil. Lalu akan bersama-sama menuju Istana Negara. Semoga Presiden mau mendengarkan,” tandasnya. [sam] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya