Berita

RMOL

Bisnis

Aplikasi Ini Bantu Kaum Ibu Tingkatkan Ekonomi Keluarga

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 23:02 WIB | LAPORAN:

Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti tidak bisa menjalankan usaha untuk membantu ekonomi keluarga. Bahkan menghasilkan omset puluhan juta rupiah per bulan.
 
Untuk itu, aplikasi jual beli online Dusdusan.com hadir sebagai upaya membantu masyarakat terutama ibu rumah tangga dalam mendapatkan penghasilan tambahan.

Rina, ibu rumah tangga asal Pekanbaru membuktikan keberhasilan dalam merintis usahanya. Dengan bergabung dalam Dusdusan.com, Rina kini mampu membantu perputaran keuangan keluarga dengan berjualan lewat dunia maya.


"Saat itu saya harus membayar uang pendaftaran Rp 150 ribu, saya ingin sekali tapi tidak punya uang. Setelah menyisihkan uang akhirnya saya bisa gabung dengan membeli enam jenis alat rumah tangga tapi jualnya susah sekali. Tetangga saya lebih senang produk plastik merek perusahaan lain," tutur Rina menceritakan pengalamannya saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (21/2).

Dia kemudian dibantu tim suplier Dusdusan.com yang memberikan tips bagaimana menjual sebuah produk. Rina pun makin percaya diri karena produk yang dijualnya tergolong eksklusif dengan harga terjangkau. Juga asli buatan dalam negeri.

Tidak heran, dalam waktu enam bulan, Rina sudah mengantongi keuntungan mencapai puluhan juta. Bahkan, dalam satu tahun dia sudah bisa mendapatkan reward dari Dusdusan.com berupa sepeda motor, perjalanan umrah, dan kupon belanja Rp 20 juta.

"Alhamdulillah, sekarang saya tidak lagi naik bus untuk mengirimkan barang ke pelanggan," katanya.

Cerita sukses Rina tidak lepas dari peran Christian Kustedi selaku co founder Dusdusan.com. Dia mengajak Rina dan yang lainnya untuk merintis sebuah bisnis mandiri. Menariknya, brand yang akan dipromosikan adalah merek si member sendiri.

"Jadi seperti Ibu Rina menggunakan toko online-nya dengan nama sendiri. Hanya produk yang dijual kami suplai tanpa mencantumkan brand kami," ujarnya.

Dengan cara tersebut, member reseller bisa membuka toko online atau toko manual dengan produk eksklusif. Produk juga tidak dijual di sembarang toko kecuali reseller. Menurut Christian, saat ini Dusdusan.com memiliki lebih dari 22 ribu member reseller di seluruh Indonesia.

"Kami bukan usaha MLM atau direct selling. Kami hanyalah suplier yang mengajak ibu-ibu rumah tangga, karyawan membuka usaha. Tidak kewajiban merekrut orang, tidak ada tutup point, dan tidak ada target bulanan. Tujuan kami adalah menjadikan para member belajar berbisnis secara mandiri, menjadi bos dari bisnis mereka sendiri tanpa tekanan dari siapapun," pungkas Christian. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya