Berita

Politik

Perwakilan Massa 212 Bakal Cuma Diterima Komisi III?

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 21:17 WIB | LAPORAN:

DPR RI memastikan perwakilan massa "Aksi 212" akan diterima oleh Komisi III DPR, esok hari.  Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Komisi III, Bambang Soesatyo.

"Sejauh ini sudah kami sampaikan biar di Komisi III," akunya saat ditemui di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (20/2).

Sebelumnya, Fadli menerima sejumlah ulama yang akan menjadi pimpinan massa dalam aksi yang diperkirakan diikuti ribuan umat Islam itu esok hari. Mereka meminta lima pimpinan DPR RI lengkap untuk menerima perwakilan demonstran esok hari.


Namun demikian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini membuka kemungkinan ada pimpinan DPR RI menemui perwakilan demonstran jika memang ada permintaan dari para pimpinan aksi.

"Tapi, di Komisi III kan ini masalah hukumnya," jelasnya.

Dia sendiri mengatakan bahwa besok dirinya akan bekerja sebagai pimpinan DPR RI sebagaimana biasa.

Sebelumnya para ulama menyampaikan aspirasi mereka ke Fadli Zon soal keputusan pemerintah yang mengaktifkan kembali Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, padahal Ahok masih berstatus terdakwa dalam perkara dugaan penistaan agama.

Para ulama juga memprotes perlakukan kepolisian yang menjerat beberapa pimpinan Ormas Islam, seperti Rizieq Shihab, Munarman dan Bachtiar Nasir, dengan dugaan pelanggaran pidana. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya