Berita

Net

Politik

Golkar Pastikan PPP Tetap Dukung Petahana

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 19:40 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar memastikan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) tetap didukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di putaran dua Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Sekjen Golkar Idrus Marham, PPP kubu Djan Faridz tetap akan mendukung pasangan Ahok-Djarot seperti sejak awal dinyatakan.

"Kalau PPP Djan Faridz ada di kita. Berdasarkan hukum, Djan yang menang. Saya tidak mengatakan sahnya," ujarnya di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Senin, 20/2).


Idrus mengaku yakin bahwa dengan banyak dukungan, Ahok-Djarot akan menang di putaran dua. Sebab empat partai pendukung memiliki kekuatan dan basis massa yang juga besar. Apalagi, PPP kubu Djan Faridz memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada tahun lalu terkait dualisme kepengurusan. Putusan PTUN sekaligus membatalkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor M.HH-06.AH.11.01 tanggal 27 April 2016 tentang Pengesahan Susunan Personalia DPP PPP Muktamar Pondok Gede di bawah kepemimpinan Romahurmuziy.
 
"Kalau PPP, Djan Faridz dari awal sudah di kami. Kami punya keyakinan Pak Djan Faridz itu, karena berdasarkan hukum Pak Djan Faridz dia yang menang," jelas Idrus.

Dia memastikan bahwa Golkar akan lebih fokus melakukan komunikasi politik dengan tiga partai lain yang sebelumnya mengusung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) yaitu Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional. Dengan begitu, tidak ada persoalan lagi meski PPP kubu Romahurmuziy (Romi) mendukung pasangan Anies Bawedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi).

"Saya kira PPP secara kelembagaan sudah ada dukung nomor dua. Mendukung Ahok-Djarot," tegas Idrus. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya