Berita

Usamah Hisyam/RMOL

Politik

Peserta Aksi 212 Maunya Nginap 3 Hari Tiga Malam Di DPR

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 18:04 WIB | LAPORAN:

Ketua Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) yang juga koordinator lapangan "Aksi 212" jilid 2, Usamah Hisyam meminta kelima pimpinan DPR RI untuk menemui massa pendemo ataupun perwakilannya, besok (Selasa, 21/2).

Diharapkan melalui pimpinan DPR, aspirasi aksi 212 bisa disampaikan langsung ke Presiden Jokowi.

"Aspirasi pertama copot Gubernur DKI terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama, stop kriminalisasi ulama, stop penahanan mahasiswa dan penjarakan penista agama," papar Usamah saat berdialog dengan pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (20/2).


Pihaknya juga mendukung langkah DPR menggunakan hak angket Ahok Gate untuk mempertanyakan status aktif calon petahanan gubernur Jakarta itu ke Presiden Jokowi. Apalagi itu melanggar UU Pemda mengingat status Ahok adalah terdakwa kasus penistaan agama.

"Presiden telah melanggar. Bisa dilihat Gubernur Aceh Abdullah Puteh dinyatakan terdakwa berhenti, kedua Gubernur Sumut Gatot, lalu di Gubernur Banten Ratu Atut dan Gubernur Kalimantan Suwarna. Saat itu diputus tanpa, perdebatan dengan Mendagri sudah tidak perlu lagi! Apalagi ma tidak mau mengeluarkan fatwa," urainya sembari mengaku sudah melayangkan gugatan terhadap Presiden Joko Widodo di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

Bila Presiden Jokowi tetap enggan menanggapi tuntutan umat Islam dari berbagai daerah, ia khawatir bisa menimbulkan kerawanan.

"Ini aspirasi, bukan keinginan Usamah Hisyam. Kalau didengar keinginan para korlap dari 250 korlap dari 250 organisasi, mereka menginginkan menginap tiga hari tiga malam di DPR," bebernya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya