Berita

Politik

Pemuda Muhammadiyah: Buzzer Tukang Fitnah Harus Diperangi

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 09:57 WIB

Pemuda Muhammadiyah menilai para buzer yang beroperasi di media sosial sangat lihai dalam memproduksi kabar bohong alias fitnah.

Terlebih dalam momentum politik seperti Pilkada Serentak 2017 ini.

"Para tuyul modern ini sangat bersemanat mengotori ruang publik dengan fitnah dan pembodohan," kata Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Abrar Aziz seperti diberitakan RMOLJakarta.Com, Senin (20/2).


Menurut Abrar, buzer adalah sekelompok orang yang dibayar untuk kepentingan politik tertentu dengan tugas membuat dan menyebar fitnah untuk menjatuhkan lawan politik.

Dalam perspektif Islam, kata dia, mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjingkannya adalah perbuatan keji yang diumpamakan dengan memakan bangkai saudara sendiri (QS. Al Hujurat : 12). Bahkan perilaku fitnah disebut lebih keji dari pembunuhan (QS. Al Barqarah : 191).

"Sayangnya, perilaku menyebar fitnah dan pembodohan ini justru dijadikan profesi untuk mencari nafkah oleh sebagian orang," kata Abrar.

Padahal, lanjut Abrar, harta yang didapat dari perbuatan terlarang (menebar fitnah) jelas keharamannya ditegaskan dalam Alquran. Bahkan jika fitnah tersebut sudah sangat merugikan kepetingan umat.

"Kita diperintahkan memeranginya," tegas Abrar.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya