Berita

Foto/Net

Bisnis

KAI Siapkan 13 Kereta Gratis Angkut Motor Saat Lebaran 2017

Pendaftarannya Sudah Dibuka
SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Kereta Api Indonesia (Per­sero) kembali membuka fasilitas angkutan motor gratis pada saat Lebaran 2017 dengan meng­gunakan 10 kereta reguler dan tiga kereta tambahan.

Senior Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Ja­karta, Suprapto mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan da­lam menyelenggarakan angku­tan motor gratis untuk mudik Lebaran 2017 yang dibuka pada 16 Februari 2017.

"Pendaftaran 16 Februari sampai 16 April 2017 dengan fasilitas pemesanan tiket KA ekonomi bersubsidi dan non­subsidi," ujarnya, melalui pesan singkat.


Dikatakannya, masa pen­gangkutan motor gratis tersebut selama enam hari pada arus mudik dari 18–23 Juni 2017. Se­mentara itu, masa pengangkutan arus balik dilakukan selama tujuh hari sejak 29 Juni 2017 – 5 Juli 2017.

Karenanya, pendaftaran pada 17 April 2017 – 5 Juli 2017 tanpa fasilitas pemesanan tiket KA penumpang. Sedangkan, pendaf­taran langsung angkutan motor gratis untuk arus balik pada 16 Mei 2017 – 5 Juli 2017.

"Setidaknya ada dua jalur yang akan dilalui kereta angku­tan motor ini, yaitu jalur lintas utara dan jalur lintas selatan Pulau Jawa," katanya.

Adapun lintas pelayanan ang­kutan motor gratis tersebut dibagi menjadi tiga, yakni utara, selatan 1, dan selatan 2.

Untuk lintas pelayanan utara meliputi Stasiun Jakartagu­dang–Lemah Abang-Cirebon Prujakan–Tegal–Pekalongan– Semarang Tawang–Ngrombo– Cepu–Bojonegoro–Babat– Sura­baya Pasarturi.

Kemudian, pada lintas selatan 1 meliputi stasiun Jakartagu­dang–Lemah Abang–Cikampek –Purwakarta–Cimahi–Kiar­acondong–Cicalengka–Leles –Cipeundeuy–Tasikmalaya– Banjar–Sidareja–Maos–Kroya– Gombong–Kebumen–Kutoar­jo.

Serta, lintas pelayanan selatan 2 meliputi stasiun Jakartagu­dang–Lemah Abang–Cirebon Prujakan–Purwokerto–Kroya –Kutoarjo–Lempuyangan– Klaten–Purwosari–Madiun – Kertosono–Kediri–Tulung Agung–Blitar.

"Kami menggunakan kereta-kereta penumpang reguler untuk peserta angkutan motor gratis," katanya.

Yang dimaksud kereta reguler seperti KA Serayu Pagi, Serayu Malam, Brantas, Matarmaja, Kahuripan, Bengawan, Kerta­jaya, dan Kutojaya Utara. Lalu, KA penumpang Kutojaya Sela­tan dan Tawang Jaya.

Untuk kereta tambahan, kata dia, pihaknya akan mengguna­kan KA Kutojaya Utara Tamba­han, Kertajaya Tambahan, dan KA Pasundan Tambahan.

"Semua Peserta Motis 2017 dengan moda KA, harus mendaftarkan diri secara online. Pendaftaran secara online bisa dilakukan di Rumah atau di Stasiun yang ditunjuk," tandas­nya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya