Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Hasil Audit BPK RI Terhadap Satker Atdikbud di Malaysia

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 17:30 WIB | LAPORAN:

RMOL. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit laporan keuangan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI di Kuala Lumpur terkait besarnya tanggung jawab pendidikan yang dibebankan kepada Atdikbud untuk anak Indonesia di Malaysia.

Begitu dikatakan Anggota VI BPK Bidang pemeriksaan atas Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, serta Wilayah Propinsi Indonesia Tengah dan Timur, Prof. Dr. Bahrullah Akbar dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Sabtu (18/2).

Menurutnya, jumlah TKI ilegal yang sangat tinggi di Malaysia, mengakibatkan banyaknya problematika pendidikan yang perlu diurus dengan baik.


"Jumlah anak Indonesia tanpa dokumen yang memerlukan pendidikan di Malaysia mencapai angka 50 ribu lebih dan jumlah tersebut terdata di Sabah Serawak saja. Sebagian mereka adalah yang memiliki latar belakang ekonmi menengah kebawah, persoalan ini merupakan tanggung jawab negara yang perlu difasilitasi dengan baik,” jelasnya.

BPK sebagai badan pemeriksa keuangan negara perlu memastikan pelaksanaan administrasi keuangan Atdikbud sudah berjalan dengan baik untuk menghindari kemungkinan penyelewengan sedini mungkin.

Sementara itu, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menjelaskan bahwa proses audit oleh tim BPK telah berlangsung sejak 13 Ferbruari 2017 lalu. Pemeriksaan BPK dilakukan kepada seluruh tanggung jawab Atdikbud secara administratif.

Menurut dia, pemeriksaan ini penting untuk meningkatkan kinerja Atdikbud melayani keperluan pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia.

"Diharapkan dengan pelaksanaan audit ini kedepannya perhatian pemerintah untuk kebutuhan pendidikan anak Indonesia di Malaysia lebih maksimal lagi, selain kita audit juga dilakukan kepada Atdikbud Singapura, Tokyo, Cairo dan Belanda,” jelas dia.

Dia menambahkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap sarana prasarana SIKL seperti bus kebudayaan dan sepeda motor bagi Koordinator penghubung Pendidikan Non Formal (PNF) yang telah dilaksanakan Atdikbud semenjak 2016 lalu.

"Dalam pemeriksaan tersebut BPK juga melakukan pemeriksaan kepada SIKL."

Agustinus Suharto kepala sekolah SIKL dalam pemeriksaan tersebut menyampaikan bahwa pemeriksaan BPK sangat berpengaruh kepada kinerja SIKL dalam melayani pelaksanaan pendidikan anak Indonesia. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya