Berita

Foto/Net

Nusantara

Menteri Imam Sayangkan Anak Muda Lebih Doyan Bermedsos Ketimbang Mengaji

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 14:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendung program Nusantara Mengaji yang digagas Gerakan Nusantara Mengaji.

Menteri asal PKB itu menginginkan para pemuda Islam punya semangat lebih tinggi dalam mengaji Al-Quran. Salah satu upaya membangun semangat mengaji tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan seni baca Al-Quran.

"Kami juga mempunyai program nasional namanya Kirab Pemuda Nusantara yang akan melewati Aceh hingga Papua yang akan dilaksanakan selama empat bulan. Nah, nanti dalam setiap persinggahan diadakan malam mengaji yang menampilkan seni keindahan membaca Al-Quran," kata Imam saat menerima silaturrahim Gerakan Nusantara Mengaji di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2).


Seni baca Al-Quran memang merupakan syiar yang menampilkan keindahaan suara dalam membaca Al-Quran. Imam berpendapat, acara seperti malam lailatul qiraah atau haflah tilawah, akan menjadi daya tarik agar semarak mengaji Al-Quran lebih bergelora.

"Sebab sekarang anak muda lebih banyak membaca medsos (media sosial) daripada mengaji. Kepalanya tertunduk seperti saat orang mengaji, tapi yang dipegangnya smartphone bukan Al-Quran. Ini yang kita sayangkan. Padahal, saya kira mengaji juga upaya membangun karakter bangsa dan ini sejalan dengan nawa cita yang tengah dilaksanakan pemerintah," papar Imam.

Disambut semangat besar Menpora, Gerakan Nusantara Mengaji pun siap mengkolaborasikan niatan itu. Kornas Gerakan Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid mengakatakan untuk meningkatkan kualitas SDM manusia Indonesia yang tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental spiritual.

"Agar pembangunan bangsa ini tidak melenceng dari niat awalnya, Nusantara Mengaji di seluruh negeri perlu digalakkan. Dengan program ini seluruh rakyat Indonesia yang muslim hingga ke pelosok desa bisa mendapatkan berkah," katanya.

Senada dengan itu, Dewan Penasihat Gerakan Nusantara Mengaji KH. Syarif Rahmat, bahkan menyebut atensi Menpora terhadap gerakan mengaji merupakan perhatian yang luar biasa.

"Pemikiran dan niat Pak Menteri ini sangat baik. Ini termasuk yang man sanna sunnatan hasanah, yakni orang yang mengajak pada kebaikan maka akan mendapat pahala orang yang mengerjakan kebaikan tersebut," tukas Kiai Syarif. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya