Berita

Politik

Harus Ada Terobosan Atas Melemahnya Ekonomi Rakyat

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 08:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sangat sulit menyatakan bahwa tim ekonomi Pemerintah Jokowi telah bekerja dengan baik. Berdasarkan yang ditemui di lapangan maupun dari data-data yang terpublikasi resmi, semuanya mengarah pada kesimpulan, ekonomi rakyat sedang melemah.

Demikian catatan peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra seperti keterangan persnya, Kamis (16/2).

"Seperti bila kami tanya kepada para penjual sayur keliling di komplek-komplek, umumnya mereka menjawab telah terjadi penurunan omset 30-50 persen dalam enam bulan terakhir. Sementara bila kami tanya para penjual bahan bangunan, umumnya mereka menjawab bahwa juga terjadi penurunan omset hingga 30 persen semenjak beberapa bulan terakhir," kata Gede.


Selain itu, berdasarkan informasi dari salah satu perusahaan yang tertua di Indonesia yang memproduksi sabun, shampo, kecap, dan produk lainnya yang umum dipakai di masyarakat kelas menengah ke bawah, terdapat suatu tren konsumsi yang perlu dicermati.

Ternyata belakangan ini masyarakat mulai beralih dari sabun cair ke sabun batangan, yang ditandai dari turunnya konsumsi terhadap sabun cair dan meningkatnya konsumsi sabun batangan. Selain itu juga masyarakat mulai beralih dari kecap botol ke kecap sachet, yang ditandai dengan naiknya konsumsi kecap sachet dan turunnya konsumsi kecap botolan.

Kemudian berdasarkan informasi dari seorang pengusaha mall, lanjut Gede, telah terjadi penurunan penjualan makanan sebesar 10 persen dan penurunan penjualan pakaian sebesar 20 persen di seluruh cabangnya di Infonesia.

"Data ini memang belum terpublikasi resmi, tapi perlu untuk diperiksa kebenarannya. Bila ternyata benar, tentu ini sangat mengkhawatirkan," sebutnya.

Penjualan sepeda motor, yang lazim dipakai masyarakat menengah ke bawah, pun ternyata juga menurun. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan sepeda motor sepanjang tahun 2016 turun 8,5 persen dari tahun sebelumnya.

Kemudian berdasarkan survei Bank Indonesia (BI), dibandingkan Desember 2016 data pertumbuhan penjualan eceran bulan Januari 2017 menunjukkan penurunan. Yaitu terjadi pada penjualan suku cadang dan aksesoris turun 0,9 persen; penjualan makanan, minuman, dan tembakau turun 2,7 persen; penjualan bahan bakar kendaraan turun 2,2 persen; penjualan peralatan informasi dan komunikasi turun 0,6 persen; penjualan perlengkapan rumah tangga turun 0,7 persen;  penjualan barang budaya dan rekreasi turun 1,3 persen; dan penjualan sandang (pakaian) turun 2,1 persen.

"Maka jelas harus ada terobosan yang progresif untuk kembali memperkuat ekonomi rakyat. Harus ada pemikiran yang out of the box. Tidak bisa lagi tim ekonomi pemerintah mengandalkan cara berpikir yang lama. Apalagi bila terperangkap di dalam pikiran yang sangat konservatif," ujar Gede. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya