Berita

Jokowi-Riduan

Nusantara

Kepala Daerah Harus Bisa Terjemahkan "Indonesia Sentris"

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 07:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerataan pembangunan di kawasan pesisir kudu menjadi perhatian serius yang harus diselesaikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Pasalnya, kawasan pesisir menyangkut hajat hidup orang banyak yang sudah beregenerasi.

Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Ahmad Riduan Hasibuan mengatakan, pembangunan daerah perkotaan dan pedesaan terasa masih menemui titik kesenjangan.

Dampaknya, kemiskinan di daerah pedesaan semakin meningkat akibat infrastruktur yang tidak kunjung baik dan tergolong sangat memperihatinkan.


"Lebih spesifik lagi daerah pesisir pantai yang kurang mendapat perhatian, sebut saja di daerah Sumatera Utara ada daerah namanya Desa Teluk Pulai, Kecamatan Kualuh Leidong sampai Kecamatan Kualuh Hilir di Kabupaten Labuhanbatu Utara berada di sekitar Sungai Kualuh bagian dari catatan sejarah Sumut jalan protokolnya persis seperti jalan ke sawah," sebut Riduan di Jakarta, Kamis (16/2).

Mantan Presiden Mahasiswa UIN Sumut ini mengungkapkan, ini harus menjadi perhatian pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Ini telah kita sampaikan kepada Presiden (Joko Widodo). Harapannya, pemerintah provinsi dan kabupaten lebih peka dan bisa meresponnya," ujar Riduan.

"Apa yang saya sampaikan ini bukan asal, silahkan cek langsung. Pak Gubernur (Erry Nuradi) silahkan ke lapangan, Pak Bupati (Kharuddin Syah) silahkan memberikan pemaparan langsung baik kepemerintah pusat maupun provinsi," tambahnya.

Harapan Riduan, pembangunan dan uang daerah tidak hanya digunakan untuk yang tampak di depan mata orang banyak saja, tapi pembangunan harus merata sampai ke pelosok desa.

"Kalau Pak Presiden katakan bahwa pembangunan kita 'Indonesia sentris' bukan 'Jawa sentris', harusnya pemerintah daerah bisa menterjemahkan itu lebih detail," tegasnya.

Terakhir, Riduan berharap anggota dewan baik pusat maupun daerah bisa dan mau bersuara tentang kebutuhan rakyat. "Janganlah lupakan mereka yang memilih anda, dosa Anda kalau tidak amanah," tukas aktivis muda NU ini. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya