Berita

Ibas/Net

Politik

Ibas: Antasari Jangan Sebarkan Fitnah Demi Popularitas!

RABU, 15 FEBRUARI 2017 | 03:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membantah tudingan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

Dalam tudingannya, Antasari menyebut bungsu Ketua Umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan perangkat teknologi informasi (IT) di Komisi Pemilihan Umum tahun 2009.

Ibas menyebut tuduhan Antasari itu sebagai fitnah kejam yang tidak mendasar.


"Jika benar Antasari "tuduh" saya adakan alat IT KPU 2009, itu adalah fitnah kejam tak mendasar! Saya tidak pernah adakan/tender alat IT KPU," kicaunya dalam akun Twitter @Edhie_Baskoro, Selasa (14/2) malam.

Ketua Fraksi Demokrat itu bahkan menantang Antasari untuk membuktikan tudingannya itu. Termasuk menjabarkan siapa saja yang ada dalam pengadaan perangkat teknologi informasi (IT) di Komisi Pemilihan Umum tahun 2009.

"Silakan saja dicek! KPU dan siapa-siapa yang mengadakan/pengadaan tender IT KPU sebagai user 2009. Pemilu sudah selesai hasil Pemilu pun sudah melalui MK," sambung Ibas.

Lebin lanjut, ketua DPP Demokrat itu meminta Antasari untuk berkaca dan tidak menyebarkan fitnah demi popularitas pribadi.

"Sebaiknya Antasari lakukan koreksi ke dalam diri, jangan menebar isu, jangan menebar fitnah. Jangan coba bangun popularitas diri dengan cara fitnah," pungkanys. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya