Berita

Ahok/Net

Politik

Cara Cepat Tumbangkan Ahok!

MINGGU, 12 FEBRUARI 2017 | 18:06 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PEMILIH Ahok-Djarot ada di kisaran 30 persen. Terdiri dari "Cina Rasis", Kristen Fanatik, Loyalis PDIP, orang bayaran, Syiah, sekuler, aliran sesat, komunis, borjuis backward, pluralis gadungan. Ahok mustahil menang. Sebagai incumbent dan didukung istana, elektabilitas Ahok mestinya tidak boleh di bawah angka 70 persen. Dia sudah gagal.

Setelah, Gubernur Jendral Adriaan Valckenier, DN Aidit, mungkin Ahok masuk kelompok elit the most hated figure in modern times.

Bila modal Ahok sebesar 30 persen, berarti ada 70 persen pemilih kontra Ahok. Sayangnya, mereka pecah dua. Taktik pecah belah kubu anti ahok sukses. Timses ASLI vs ASA tempur abis-abisan. Saling menguliti. Yang diuntungkan Ahok. Itu bisa dilihat dari indikator rebound Ahok dari sekitar 10 persen menjadi 30 persen.


Muslim, pribumi, nasionalis, demokrat, Tionghoa, minoritas mesti sadar. Ahok berbahaya bagi masa depan Indonesia. Ada enam skandal korupsi selama 5 tahun Ahok berkuasa. Nggak bersih-bersih amat. Anti korupsi, jujur, tulus cuma slogan. Khas politisi kutu busuk.

Semua orang bisa bikin kali bersih. Kuncinya naikan gaji PPSU. Cuma Sutiyoso dan Foke yang gagal.

Ahok menista agama dan triger aksi besar umat. Bahasa Ahok kasar. Lebih buruk dari bahasa anak SMP. Hatinya kejam saat nggak keberatan semprot demonstran dengan benzin.

Bila umat Islam, pribumi, nasionalis, demokrat, humanis tidak bersatu, niscaya Ahok bisa menang lagi. Ada dua pengontrol negeri ini di belakang Ahok i.e. Megawati dan Surya Paloh.

Potensi modal 70 persen anti Ahok bisa tidak berguna. Dan sekali lagi, rakyat dikadali. Tidak ada jalan lain, rakyat kontra Ahok harus bersatu di TPS. Tiga bulan masa berkelahi, pamer kaos, tilep duit kampanye sudah berakhir. Kini, di tangan kita, masa depan republik. Jangan kita korbankan negeri ini karena ego sesaat.

Dengan berbagai kriteria, mau tak mau, Paslon Anies Sandi lebih punya kualitas. Sebagai manusia, pasti mereka punya kekurangan. Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Bukan pula mengerdilkan Agus Harimurti Yudhoyono. Saya yakin, one day, Agus akan jadi Presiden RI. Dia punya kualitas di atas rata-rata air. Namun, demi kepentingan orang banyak, demi Jakarta, demi keselamatan NKRI, maka satu suara bulat mesti disepakati.

Tinggalkan nomor 1. Serempak coblos nomor 3. Kita sudahi kegaduhan politik dengan pilgub 1 putaran.

Saat ini, paslon Anies-Sandi mengantongi modalitas 40 persen. Tinggal 10+1. Tidak banyak. Belakangan, AHY merosot di angka 21 persen. Sulit sekali dongkrak elektabilitas paslon nomor 1. Faktor usia nancep di kesadaran grass root. Jadi, cara paling efektif membendung ambisi kekuasaan Ahok adalah tinggalkan AHY. Coblos Nomor 3.

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya