Berita

Foto/RMOL

Politik

20 Artis Pendukung Agus Harimurti Luncurkan Video Klip Kreatif

SABTU, 11 FEBRUARI 2017 | 02:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 20 artis dan musisi tanah air ikut terlibat dalam pembuatan video klip untuk pasangan calon gubernur nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Video klip berdurasi 2 menit yang pengerjaannya dipimpin oleh Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Patrio itu diberi judul 'AHY SELEB SATUJU'.

Dijelaskan Eko bahwa keberadaan para pekerja seni dalam ajang pemilu, baik pemilihan presiden, gubernur ataupun bupati dan walikota sangat penting karena bisa menjadi magnet tersendiri para konstituen.


"Keberadaan temen-temen pekerja seni sangat mempengaruhi keterpilihan masyarakat baik dalam pemilihan presiden, gubernur. dan bupati atau walikota. Temen-temen pekerja seni ini adalah yang satu hati dengan Mas Agus," tegas Eko di acara perilisan video kreatif 'AHY SELEB SATUJU' di AHY Command Center, Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).

Eko mengatakan bahwa video klip kreatif ini merupakan sarana untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat. Sehingga seluruh program Agus-Sylvi bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Kita berharap program-program Mas Agus dan Mpok Sylvi dengan nomor urut 1 sampai ke masyarakat," kata anggota Fraksi PAN di DPR RI itu dengan penuh harap.

Lebih lanjut, Eko Patrio menegaskan bahwa penggarapan video ini tidak mengeluarkan biaya untuk membayar publik figur yang terlibat.

"Ini semua (publik figur) gratis semua loh. Iya bener, ini persembahan dari teman-teman pekerja seni untuk Mas Agus dan Mpok Sylvi," pungkas Eko .

Video berdurasi dua menit tersebut berisi potongan pidato Agus Yudhoyono. Potongan-potongan tersebut dinyanyikan kembali, dengan berbagai warna suara masing-masing selebriti hingga menjadi suatu kolaborasi.

Lebih lanjut, video klip kreatif untuk AHY-Sylvi juga akan dibuat lagi namun dengan melibatkan para tokoh politik dan masyarakat dari berbagai profesi. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya