Berita

Foto/Net

Pertahanan

Pemilik Terano Di Rumah SBY Berhasil Diidentifikasi Tapi Gagal Ditemukan

KAMIS, 09 FEBRUARI 2017 | 12:08 WIB | LAPORAN:

Polisi telah menelusuri kepemilikan Nissan Terano hitam bernopol B 2124 ZO yang terparkir di dekat kediaman mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/2) lalu. Mobil pembawa konsumsi demonstran itu terparkir usai sekelompok mahasiswa menggeruduk kediaman SBY.

Meski telah mengantongi nama pemiliknya, namun polisi tidak berhasil mengamankan pemilik kendaraan yang bermuatan atribut pendukung demo tersebut.

"Mobil Terano itu sudah teridentifikasi. Dari Samsat Polda Metro atas nama Yus, alamatnya Duren Sawit, Jakarta Timur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (9/2).


Namun, saat ditelusuri, warga yang bernama Yus itu sudah tidak tinggal di daerah tersebut. Sehingga, polisi kesulitan melacak keberadaan sang pemilik mobil.

Mengingat, polisi hanya menelusuri identitas pemilik Terano dari STNK dan data yang ada di Samsat PMJ.

"Saat ditelusuri, ternyata Pak Yus ini sudah pindah lama. Yang bersangkutan tidak tahu pindah ke mana. Kita tahunya dari Samsat saja, dari STNK. Masih ditelusuri," papar Argo.

Selain menelusuri sosok kepemilikan Terrano, polisi juga tengah mendalami siapa dalang dari aksi demo di depan rumah SBY. Namun, belum ada tanda-tanda pemeriksaan saksi-saksi oleh pihak kepolisian. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya