Berita

Sumarno/net

Politik

PILKADA JAKARTA

Tim Sukses Jangan Lupa Tutup Akun Medsos Sebelum 12 Februari

RABU, 08 FEBRUARI 2017 | 05:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akun media sosial (medsos) resmi milik tim kampanye pasangan peserta Pilkada DKI Jakarta harus dimatikan paling telat sebelum Minggu, 12 Februari 2017.

Tanggal tersebut merupakan hari dimulainya masa tenang (12-14 Februari) sebelum hari pencoblosan pada 15 Februari 2017.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno, dikutip RMOL Jakarta, menekankan bahwa kegiatan kampanye sama sekali tidak boleh dilakukan selama masa tenang. Setiap pasangan calon telah diberi waktu hampir 3,5 bulan masa kampanye, dari 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.


"Akun resmi para paslon harus ditutup paling tidak sebelum tanggal 12 (Februari)," ujar Sumarno di KPU DKI, Jakarta Pusat.

Menurut Sumarno, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI akan bekerjasama dengan Sub Direktorat Cyber Crime Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk memantau  pelanggaran kampanye di internet.

Tim pemenangan yang terbukti tetap melakukan kampanye saat masa tenang melalui internet akan dikenai sanksi. Adapun sanksi diatur Pasal 187 ayat (1) UU 10/2016 sebagai dasar hukum Pilkada DKI 2017. Kampanye di masa tenang merupakan tindakan pelanggaran karena diklasifikasikan sebagai kampanye di luar jadwal.

Mengenai alat peraga kampanye, lanjut Sumarno, menjadi tanggung jawab dari masing-masing tim pemenangan untuk mencopotya sebelum masa tenang.

Bawaslu DKI akan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI jika masih ada alat peraga yang dipasang di tempat umum menjelang masa tenang.

"Begitu masa kampanye berakhir (11 Februari 2017), Bawaslu bekerjasama dengan Satpol PP untuk membersihkan," ujar Sumarno. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya