Berita

Suhardi Alius

Pertahanan

Tugas Kepala BNPT Makin Tidak Mudah

SELASA, 07 FEBRUARI 2017 | 23:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebagai lembaga negara yang terbilang baru, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berusaha keras menunjukkan kinerja dan program unggulan terkait penanggulangan dan pencegahan paham radikal terorisme.

Hal tersebut dikatakan Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, usai mendampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB), Asman Abnur, untuk memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat eselon I, II, III dan IV BNPT dalam acara Reformasi Birokrasi Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Kinerja BNPT, di kantor perwakilan BNPT, Jakarta, Selasa (7/2).

"Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen dari BNPT dalam mendukung program nasional pemerintah sekaligus sebagai kepentingan lembaga ini dalam melakukan pembenahan dan penguatan birokrasi khususnya dalam hal penanggulangan terorisme,” ujar Komjen Suhardi Alius.


 BNPT menyadari betapa penting pembenahan birokrasi sehingga tugas pokok lembaga pemerintahan dalam pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. Alumni Akpol tahun 1985 yang pernah menjabat Kepala Kabareskrim Polri itu mengatakan, seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di lingkungan BNPT sudah melakukan deklarasi reformasi birokrasi. Karena itu ia sengaja mengundang Men-PAN RB untuk memberikan motivasi serta menyampaikan sejauh mana BNPT telah melangkah.
 
Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menyampaikan bahwa BNPT juga akan memberikan tempat kepada personil dari Kementerian atau Lembaga (K/L) yang punya korelasi tugas bersama BNPT sesuai dengan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru.

"BNPT ini seperti miniatur dari beberapa Kementerian dan Lambaga lain. Tidak hanya dari TNI, Polisi atau Kejaksaan, tapi ada juga dari Kementerian lain seperti Kementerian Luar Negeri, Sosial, Agama, Hukum dan HAM, Lapas, Imigrasi dan lainnya yang berkorelasi tugas BNPT," katanya.

Men-PAN RB, Asman Abnur, mengakui bahwa tugas BNPT di waktu mendatang tidak akan mudah. Apalagi BNPT telah menggandeng sebanyak 27 kementerian dan lembaga untuk bersinergi dalam penanggulangan terorisme.

"Kepala BNPT menjadi koordinator dari 27 institusi kementerian dan lembaga. Itu merupakan pekerjaan yang sangat besar sekali. Maka dari itu saya mengusulkan untuk merencanakan hal-hal besar sekalian. Mulai dari sistem penanggulangan terorisme, pencegahannya, sampai pada tingkat pembinaannya baik kepada mantan teroris dan keluarganya," ujar Asman Abnur. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya