Berita

Ilustrasi/net

Dunia

Iran: Uji Rudal Bukan Pesan Untuk Trump

SELASA, 07 FEBRUARI 2017 | 05:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Iran mengatakan uji peluncuran rudal jarak menengah yang dilakukannya pekan lalu bukan dimaksudkan untuk mengirim pesan ke Presiden baru Amerika Serikat, Donald Trump.

Uji tembak rudal pekan lalu itu menjadi alasan Washington menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran. Presiden Trump menyebut Iran sedang "bermain api" memanfaatkan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap negaranya.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, dikutip kantor berita Tasnim, menekankan, peluncuran rudal Iran bukan pesan kepada pemerintah AS yang baru.


"Tidak perlu untuk menguji Tuan Trump. Seperti yang telah kita dengar, pandangan-pandangannya tentang isu-isu yang berbeda dalam beberapa hari terakhir, kami mengenal dia cukup baik," tegas Qassemi, diberitakan Reuters.

Iran telah menguji-tembak beberapa rudal balistik sejak 2015. Namun, uji luncur pada tanggal 29 Januari 2017 adalah yang pertama sejak Trump resmi berkantor di Gedung Putih. Trump sendiri selama kampanye pemilu presiden tahun lalu berkali-kali berjanji menghentikan program rudal Iran.

Sementara, Qassemi mengatakan, pemerintahan Trump masih dalam tahap yang labil.

"Kami sedang menunggu untuk melihat bagaimana pemerintah AS akan bertindak dalam isu-isu internasional yang berbeda untuk mengevaluasi pendekatan mereka," ucap Qassemi.

Meski ada perang urat syaraf yang sengit antara Teheran dan Washington, Menteri Pertahanan AS yang baru, James Mattis, menegaskan bahwa dirinya belum mempertimbangkan memperkuat pasukan AS di Timur Tengah untuk mengatasi Iran. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya