Berita

Foto: CBS News

Dunia

Moskow Kritik Sanksi Baru AS Untuk Iran

SELASA, 07 FEBRUARI 2017 | 02:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Rusia menyesalkan sanksi baru dari Amerika Serikat terhadap Iran setelah uji rudal yang digelar Iran beberapa waktu lalu.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, mengatakan bahwa uji rudal Iran baru-baru ini tidak melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendesak Republik Islam itu untuk menghentikan kegiatan rudal berkemampuan nuklir.

Dia menambahkan bahwa mekanisme yang ada telah memastikan sifat damai program nuklir Iran. Hal ini diberitakan kantor berita pemerintah Rusia, dikutip Xinhua.


Jumat lalu, Pesiden AS, Donald Trump, akhirnya memberlakukan sanksi baru terhadap Iran setelah Republik Islam itu melakukan uji rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan di lokasi rahasia.

CNN melaporkan, Departemen Keuangan AS menerapkan sanksi terhadap 25 individu dan perusahaan yang terhubung dengan program rudal balistik Iran dan yang memberikan dukungan kepada Korps Pengawal Revolusi Islam Iran.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Flynn, menyebut uji rudal Iran sebagai tindakan "provokatif" dan bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Iran mengambil langkah-langkah pada program rudal balistik yang mampu meluncurkan senjata nuklir

Iran sendiri adalah salah satu pendukung utama Rusia terutama menyangkut isu-isu Timur Tengah. Kedua negara, bersama-sama dengan Turki, bersama-sama menengahi penyelesaian politik dari perang saudara di Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, pada konferensi pers pada hari Senin menyatakan bahwa Iran tidak memiliki hubungan dengan ISIS, Front Al Nusra atau kelompok militan lainnya. Bagi Moskow, Teheran harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memerangi terorisme. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya