Berita

RMOL

Politik

KBM Ajak Pemuda Jadi Agen Toleransi

SENIN, 06 FEBRUARI 2017 | 17:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Safari politik pemuda terus dilakukan Ketua Umum Komunitas Banteng Muda (KBM) Banyu Biru Djarot. Kali ini, dia menggelar audiensi dan silaturrahmi dengan Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono.

Banyu didampingi Ketua Polhukkam Lexyndo Hakim beserta jajaran pengurus DPP KBM diterima di kantor staf khusus di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (6/2).

"Ini rombongan teman-teman lama saya, dan tentunya mereka ke sini kan saya selain reunian> Saya juga mau mendengarkan ide-ide dan gagasan serta pandangan sahabat banteng muda," tutur Diaz.


"Intinya itu di mata saya pemuda adalah kunci, karena kitalah anak panah yang melesat ke depan menuju sasaran masa depan Indonesia Raya. Nah, jangan kita salah sasaran dan terpecah. Makanya kita kumpul di sini," sambung Banyu.
‎
Suasana dialog pun berlangsung santai sekitar satu jam. Banyak topik kepemudaan dan kebangsaan yang dibahas. Banyu Biru Djarot juga memberikan cinderamata berupa plakat kepada Diaz Hendropriyono.

Terkait ancaman hoax yang dapat memecah belah persatuan bangsa, Diaz mengingatkan bahwa kalangan menengah atas juga dapat terpengaruh. Contohnya, kasus penembakan di toko pizza di Washington DC oleh seorang warga kulit putih yang religius dan cukup well-educated setelah membaca berita hoax dari media online tentang restoran yang diduga milik Hillary Clinton dan melakukan praktik eksploitasi anak.‎

Karena itu, Diaz mendukung KBM bisa menyuarakan pentingnya verifikasi substansi sebuah berita sebelum menyebarkannya ke publik.

"Hati hati urusan hoax, saya sepakat dengan Diaz. Ayo redam yang tidak benar dan mau memperkeruh suasana. Mari jaga terus negeri ini titipan proklamator tercinta Bung Karno," pungkas Banyu. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya