Berita

Ilustrasi/net

Dunia

iPhone Buatan India Akan Dimulai Akhir April

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 08:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, hampir dipastikan mendirikan pabrik iPhone di negara bagian India, Karnataka.

Menteri Teknologi Informasi dan Bioteknologi negara bagian Karnataka, Priyank Kharge, mengatakan, Apple akan memulai operasi manufaktur perdananya di India di ibu kota Karnataka, Bangalore, pada bulan April.

Di negara terpadat nomor dua dunia itu, Apple memiliki pangsa 2 persen dari total pasar ponsel India. Ia berada jauh di bawah Samsung asal Korea Selatan.


Apple sendiri belum secara resmi mengonfirmasi kabar tersebut. Namun, mereka mengakui mempunyai rencana "berinvestasi secara signifikan" di India.

"Kami memiliki pemahaman dengan Apple dan kami mengharapkan mereka untuk memulai manufaktur di Karnataka pada akhir April," ungkap Priyank Kharge, dikutip dari BBC.

Apple juga dikabarkan telah mengikuti serangkaian pertemuan dengan wakil pemerintah di tingkat negara bagian maupun nasional untuk membahas konsesi sebelum memulai investasi konkretnya.

Selama ini, mitra manufaktur terbesar Apple adalah Foxconn, perusahaan multinasional yang berlokasi di Taiwan, yang menjalankan pabrik iPhone terbesar di dunia.

Di India, Apple tidak bisa membangun toko dengan brand-nya sendiri karena peraturan ketat yang mengekang kegiatan perusahaan asing. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya