Berita

Hukum

MUI DKI Ingatkan Kembali Ahok Untuk Mengontrol Dan Mengubah Perilaku

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 11:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengingatkan kembali Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama untuk mengontrol dan mengubah perilakunya.

Terdakwa kasus penistaan agama tersebut diingatkan untuk tidak lagi mengemukakan pernyataan kasar yang memicu kontroversi dan menimbulkan kegaduhan pada pada kehidupan sosial keagamaan di Indonesia khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Peringatan tersebut dikutip Redaksi dari taushiyah yang ditandatangani Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH. A. Syarifuddin A. Gani dan Sekretaris Umum, KH Zulfa Mustofa MY.


MUI juga meminta aparat penegak hukum untuk segera memproses secara adil dan tranparan Ahok dan tim penasihat hukumnya atas dugaan penyadapan telepon yang disampaikan dalam persidangan pada Selasa (31/1) lalu.

Kepada kepada seluruh umat Islam DKI Jakarta, MUI meminta, untuk terus merapatkan barisan terhadap upaya pihak-pihak tertentu yang akan memecah belah antara komponen bangsa.

"Meminta kepada seluruh umat Islam DKI Jakarta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan mengikuti Fatwa MUI dan teladan ulama," demikian penutup imbauan MUI DKI Jakarta

Pada saat awal-awal kasus penistaan agama ini mencuat, MUI DKI Jakarta telah melayangkan surat teguran keras kepada Ahok. Ahok sendiri menerima teguran tersebut.

"MUI DKI juga sudah tulis surat memberikan peringatan keras yang meminta saya fokus untuk kemaslahatan umat. Jangan bicara tafsiran agama yang sensitif," kata Ahok ketika itu. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya