Berita

Foto: Net

Bisnis

Gerindra: Jangan Politisasi Hasil RUPS Pertamina!

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 23:32 WIB | LAPORAN:

Sejumlah anggota DPR dan LSM sama sekali tidak punya legal standing untuk mempermasalahkan jabatan Wakil Dirut hasil Rapat Umum Pemegang Saham Pertamina.

Wakil Ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono menegaskan, perubahan susunan Direksi di Pertamina hasil RUPS Pertamina Akhir tahun 2016 sudah melalui cara cara tata kelola perusahaan yang benar. Dimana RUPS Pertamina sepenuhnya adalah hak pemegang saham tunggal yaitu pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Meneg BUMN.

"Jangan politisasi hasil RUPS Pertamina, biarkan Direksi bekerja dengan tenang tanpa diganggu isu isu kacangan, jangan politisasi kepemimpinan di Pertamina agar manajemen Pertamina bisa bekerja dengan tenang dan baik," ujarnya kepada wartawan, Selasa (31/1).


Karenanya, menurut dia sangat tidak tepat bila sejumlah anggota parlemen dan LSM mempolitisasi masalah tersebut. "Sesungguhnya manuver para anggota parlemen dann sejumlah LSM itu justru menunjukan mereka gagal paham dalam cara-cara pengelolahan perusahaan sebesar Pertamina," imbuhnya.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini menegaskan tidak ada override tugas dan wewenang Dirut Pertamina yang di ambil oleh Wakil Dirut. Sebab, semua sudah ada tugasnya masing-masing.

Wakil Dirut dalam manejemen modern, menurutnya, hanya sebagai COO (Chief Operational Officer) yang tugasnya lebih banyak tugas internal dan memastikan operasional perusahaan sedangkan tugas Dirut itu sebagai CEO adalah Merancang dan mengomunikasikan visi perusahaan, merekrut anggota tim, meramalkan tren pasar, menguraikan strategi bisnis perusahaan, membangun hubungan dengan investor, mengatur pembiayaan dan anggaran Pertamina.

"Jadi kalau mempersoalkan jangan asal ngomong dong sebab terkesan pesanan dari sejumlah kelompok yang diduga barisan mafia impor minyak yang sudah mati langkah dengan kinerja Pertamina yang makin baik dalam hal trading minyak mentah dan BBM impor," tandasnya.

Arief kemudian menyayangkan ada pihak-pihak yang menuduh tanpa fakta kalau Pertamina dalam cengkraman Arie Sumarno Mantan Dirut Pertamina hanya Karena Menteri BUMN adalah adik Arie Sumarno.

Tuduhan itu dinilainya merupakan sebuah cara-cara yang tidak patut dan mengada-ngada sebab, tidak ada campur tangan Arie Sumarno dalam perubahan struktur di Pertamina.

"Dari semua ini yang patut kami sayangkan adalah GM Pertamina yang bertugas sebagai PR terkesan justru membiarkan polemik politisasi Pertamina terjadi dan tidak memberikan penjelasan ke publik. Ini patut dicurigai ada dugaan peran mereka," pungkasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya