Berita

Politik

Prabowo Minta Maaf Ke Ibu-ibu Karena Dulu Usung Ahok

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 15:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, meminta maaf karena dahulu partainya mengajukan nama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.

Dia meminta maaf karena dampak dari kebijakan-kebijakan pemerintahan Ahok terasa memberatkan bagi mayoritas warga Jakarta.

"Saya minta maaf, sudah mengajukan calon yang salah," kata Prabowo di Jembatan Bandung, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (31/1).


Prabowo mengaku, tadinya ia berharap warga Jakarta akan lebih sejahtera bila partainya berhasil mengantarkan Ahok ke kepemimpinan di DKI Jakarta lewat Pilkada 2012.

Seperti diketahui publik, waktu itu Ahok pun meloncat dari Partai Golkar demi diusung sebagai calon wakil gubernur Jakarta oleh Gerindra. Prabowo mengajukan Ahok untuk dipasangkan bersama Joko Widodo yang dicalonkan PDI Perjuangan.

"‎Kalau yang dulu sudah, gue minta maaf deh. Maafin ye," ucap Prabowo di depan ibu-ibu yang menyambutnya, seperti diberitakan RMOL Jakarta.

Kini Prabowo menegaskan, pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno merupakan pasangan terbaik untuk Pilkada Jakarta yang digelar 15 Februari mendatang.

"Kali ini saya jamin, saya tidak salah pilih lagi dan tak akan menyengsarakan ibu-ibu lagi," lontarnya, disambut riuh oleh para ibu.

Kedatangan mantan petinggi TNI AD itu ke Pinang Ranti adalah untuk menghadiri kampanye pasangan Pilkada Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang diusung bersama oleh Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya