Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Facebook Memperkenalkan Privacy Basics Yang Baru

SENIN, 30 JANUARI 2017 | 16:18 WIB

Facebook hari ini memperkenalkan sebuah dasar aturan privasi yang baru (Privacy Basics) untuk membantu mempermudah orang-orang menemukan alat-alat dalam mengontrol informasi mereka.

Fitur Privacy Basics meningkatkan fungsionalitas dan topik teratas berdasarkan pertanyaan yang biasa ditanyakan mengenai privasi dan keamanan.

Privacy Basics menempatkan penggunanya di kursi pengendali dengan 32 panduan interaktif yang tersedia dalam 44 bahasa.


Orang-orang bisa dengan muda membagikan momen-momen terpenting mereka di Facebook.

"Kami ingin untuk membuat tips dan alat-alat dengan jelas dan mudah diakses, kapanpun Anda membutuhkannya," ujar Jurubicara Facebook di Jakarta, Yunita Purnamasari dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/1).

Lebih lanjut Yunita memaparkan, Privacy Basics memberikan tips untuk hal-hal seperti melindungi akun pengguna, memahami siapa yang dapat melihat postingan, dan mengetahui tampilan profil pemilik akun Facebook saat dilihat oleh orang lain.

"Hal ini merupakan bagian dari seluruh usaha Facebook untuk memastikan Anda memiliki semua informasi yang harus Anda bagikan hanya dengan orang-orang tertentu yang Anda inginkan," jelasnya.

Selain untuk terhubung dengan teman-teman dan keluarga secara online dan offline, Facebook mengajak penggunanya untuk meluangkan beberapa saat untuk melakukan hal-hal berikut ini:

1. Lakukan Pengecekan Privasi (Privacy Checkup). Anda akan melalui beberapa langkah cepat untuk memastikan hanya orang-orang tertentu yang Anda inginkan dapat melihat postingan Anda. Anda dapat meninjau kepada siapa Anda memberikan postingan, aplikasi apa yang Anda gunakan, dan privasi dari beberapa informasi utama di profil Anda.

2. Pilih siapa saja yang dapat melihat postingan Anda . Di Facebook, Anda bisa menggunakan pemilihan audiens untuk memilih siapa saja yang dapat melihat postingan Anda hanya teman-teman Anda, siapa saja, atau orang-orang spesifik yang telah Anda pilih.

3. Meningkatkan keamanan akun Anda dengan mengaktifkan persetujuan masuk (login approvals). Anda akan mendapatkan sebuah kode keamanan unik setiap kali Anda mengakses akun Facebook Anda dari perangkat baru.

4. Atur preferensi iklan Anda: Apakah Anda ingin mengetahui mengapa Anda melihat sebuah iklan tertentu, atau melihat lebih banyak iklan yang relevan dengan preferensi Anda? Preferensi iklan memungkinkan Anda mengontrol iklan yang Anda lihat sehingga iklan-iklan tersebut akan menjadi lebih berguna untuk Anda. Anda juga bisamenyembunyikaniklan tertentu.

5. Lakukan pengecekan sendiri: Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana tampilan profil Facebook Anda bagi orang lain? Anda dapat menggunakan Tampilan (View As) untuk meninjau apa yang akan dilihat oleh publik atau orang-orang tertentu, seperti teman atau rekan kerja, jika mereka mengunjungi profil Anda.

"Kami harap tips dan fitur ini bermanfaat bagi Anda, dan kami akan terus mendengarkan saran Anda untuk memperbarui dan memperbaiki sumber daya privasi Facebook," tutupnya.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya