Berita

Patrialis Akbar

Hukum

OTT Yang Dilakukan KPK Terhadap Patrialis Terus Dipertanyakan

SENIN, 30 JANUARI 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penangkapan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu malam lalu terus mengundang pertanyaan dari masyarakat.

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Se-Nusantara (Kauman), Dr. Amirsyah Tambunan, menilai OTT yang dilakukan KPK tersebut berbeda dengan apa yang dilakukan selama ini.

Sebab, tidak ada alat bukti sewaktu Patrialis ditangkap. Apalagi, orang yang disebut-sebut sebagai penyuap dan perantara juga masing-masing ditangkap di tempat yang berbeda.


"Tidak menenuhi unsur OTT," jelasnya dalam pesan singkat sesaat lalu (30/1).

Dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, Amirsyah belum berani menilai Patrialis seperti yang disangkakan KPK kepadanya, yaitu menerima suap terkait uji materi Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Apalagi beliau berani bersumpah demi Allah tidak menerima uang sepeser pun," ucapnya.

Meski demikian, dia mendorong KPK untuk segera melakukan gelar perkara. KPK secepatnya mengungkap ke publik apa alat bukti sehingga KPK menangkap dan menetapkan Patrialis sebagai tersangka.[zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya