Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pemda Papua Ajukan Permintaan Ke Freeport, Apa Saja

JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 14:32 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Daerah Papua mengajukan beberapa permintaan kepada PT Freeport Indonesia setelah UU Minerba diatur kembali dan berakhirnya rezim kontrak karya, diganti dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Gubernur Papua Lukas Enembe memandang, selama ini Freeport keenakan karena negara memudahkannnya dengan kontrak karya.

"Kontrak karya kan itu ada karena negara saat itu dalam keadaan tidak punya uang, saat ini negara sudah punya uang, buat apa kontrak karya lagi," tegas Lukas dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (27/1).


Ia berharap ada bab tersendiri yang mengatur kepentingan Papua dalam UU Minerba baru nanti.

"Papua miskin karena tidak diolah, bertahun-tahun potensi kita dieksplorasi investor, kami ingin kedaulatan sumber daya Papua," tegasnya lagi.

Menurut Lukas, rakyat Papua ingin Pemda memiliki 10 persen saham persen Freeport dan pembangunan smelter tetap di tanah Papua. Alokasi karyawan yang bekerja di Freeport harus untuk putra daerah. Freeport juga diminta memindahkan kantor pusat Freeport di Papua, tidak lagi Jakarta.

Selain itu, kegiatan eksplorasi di areal tambang emas Wabu menjadi kewenangan BUMN untuk menentukan investor.

"Pemda ingin mengelola kita pakai BUMD sehingga menguntungkan investor dalam negeri. Investornya harus bermitra dengan kita. Ini blok Wabu tambang di permukaan yang terbesar," tukasnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya