Berita

Foto/Net

Bisnis

Kementan Ajak Kembangkan Ternak Kelinci & Kambing

Siasati Tingginya Harga Sapi
JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 09:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemen­terian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita mengajak seluruh masyarakat untuk men­dorong dan mengembangkan produk pangan hewani untuk memenuhi kebutuhan protein. Menurutnya, untuk mencukupi protein hewani, bisa didapat dari banyak hewan selain sapi yang kini harganya cukup tinggi.

"Untuk mencukupi protein yang dibutuhkan tubuh tidak hanya dari sapi. Tapi juga bisa berasal dari hewan lain seperti kelinci, kambing, domba, ikan, unggas, susu, dan telor. Jika ini dapat didorong, maka swasem­bada protein hewani dapat kita raih sesuai yang kita harap­kan," kata Ketut saat meng­hadiri pengukuhan pengurus Masyarakat Kelinci Indonesia (MAKINDO) se-kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Timur, kemarin.

Ketut menuturkan, Indone­sia memiliki sumber daya yang besar untuk mengembangkan produk hewani. Selain itu, Indonesia juga memiliki po­tensi pasar besar karena ban­yak masyarakat yang belum mendapat asupan protein he­wani yang cukup.


Dia mengungkapkan, pengembangan sumber pangan sangat penting. Sebab, kebu­tuhan pangan terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Selain itu, saat ini tantangan untuk mengembang­kannya semakin tidak mudah karena kompetisi pemanfaatan sumber daya semakin ketat.

Oleh karena itu, Ketut men­gapresiasi pengembangan pe­ternakan kelinci yang dilakukan di Batu, Jawa Timur. "Saya mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Walikota Batu, khususnya yang menjadikan kelinci sebagai model inte­grated farming," katanya.

Di tempat yang sama, Wa­likota Batu Eddy Rumpoko berharap, dukungan yang diberikan pemerintah mampu meningkatkan motivasi bagi peternak kelinci untuk terus mengembangkan usahanya.

"Kita harapkan tidak hanya produksi, tetapi juga melaku­kan promosi dan memberikan motivasi bagi para pemain baru di dunia perkelincian," ujar Eddy. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya