Berita

Hukum

MK: Putusan Uji Materi UU Yang Diduga Terkait Patrialis Tinggal Dibacakan

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi menengarai hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar diduga menerima suap terkait permohonan uji materi UU 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat mengaku pihaknya sedang menangani uji materi UU tersebut.

Dia menjelaskan proses persidangan uji materi UU sudah selesai. Saat ini hanya tinggal membacakan putusan.


"Sudah sampai tahap akan dibacakan putusannnya," jelas Arief dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta (Kamis, 26/1).

Arief Hidayat memastikan kasus yang membelit Patrialis tersebut tak akan mempengaruhi kelanjutannya uji materi UU itu.

"Tetap berjalan. Kita sudah putus, tapi belum diucapkan," ungkapnya.

Lebih jauh, dia menambahkan, Patrialis memang anggota Panel yang bertugas melakukan pemeriksaan pendahuluan. Ketua Panelnya adalah Manahan MP Sitompul. Satu anggota lainnya yaitu I Dewa Gede Palguna.

Namun sidang plenonya diikuti sembilan hakim. "Diputus oleh sembilan hakim. Bukan sendirian," tandasnya. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya