Berita

Foto/Net

Bisnis

Perumnas Bakal Bangun 30 Ribu Rumah Buat MBR

Siapkan Dana Rp 3 Triliun
KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perum Perumnas) bakal menggelontorkan dana senilai Rp 3 triliun tahun ini. Dana tersebut bakal dialokasikan membangun 30.000 unit rumah, di antaranya 10.000 rumah tapak (landed house) dan 20.000 rumah vertikal.

 Direktur Koorporasi dan Pengembangan Bisnis Perum­nas, Galih Prahanto mengatakan, nilai rumahnya mencapai Rp 100 jutaan per unit. "Kami siap me­menuhi kebutuhan modal ini. Pe­rumnas di 2015 sudah mendapat­kan dana dari Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 1 triliun dan 2016 juga mendapat Rp 250 miliar, ditambah ekuitas sudah ada menjadi Rp3 triliun," kata Galih di Kementerian BUMN, Jakarta, kemarin.

Sebanyak 30.000 unit diper­untukkan untuk masyarakat ber­penghasilan rendah (MBR) yang pembangunannya masih fokus di Jabodetabek. Alasannya, research survey pasar Perum­nas menyatakan, kebutuhannya masih didominasi kota-kota besar, seperti Jakarta.


"Kita membangun dekat sta­sin kereta api supaya bisa da­tang ke Jakarta atau ke tempat kerjanya menggunakan kere­ta api," tuturnya. Salah satu proyeknya yang digarap Perum­nas adalah di kawasan Parung Panjang, Bogor. Lokasi tersebut akan terintegrasi stasiun kereta api.

Galih mengatakan, Perumnas mau memasarkan rumah di kawasan tersebut senlai Rp 195 juta. Dalam membangun rumah di dekat stasiun, Perumnas juga menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pemban­gunan stasiun.

"Di Parung Panjang, kita jual Rp 195 jutaan. Kita berusaha bangun stasiun baru di situ kerja sama dengan KAI, dan mereka bersedia," katanya.

Direktur Keuangan dan SDM Perumnas Hakiki Sudrajat me­nambahkan, Perumnas juga tidak keberatan dengan rencana pemerintah mengenakan pajak progresif terhadap tanah yang menganggur dan tidak dipergu­nakan secara produktif.

Perumnas, katanya, saat ini memiliki tanah cadangan (land bank) yang belum digunakan seluas 1.800 hektar (ha). Setiap tahun, perseroan membeli 500 ha tanah dan digunakan 300 ha. Setiap tahun, tanah perseroan bertambah sekitar 200 ha.

Untuk mendukung program pembangunan rumah MBR, Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak BUMN lainnya agar mengimplementasikan program satu harga.

Program ini sebelumnya su­dah dilaksanakan PT Pertamina Persero dengan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) penu­gasan jenis Premium dan Solar dengan harga sama di seluruh Indonesia.

"Pada tahun 2017, kita ajak semua BUMN mengimplemen­tasikan program satu harga. Pro­gram ini akan dilakukan secara bertahap. Bukan hanya untuk BBM saja tetapi juga produk semen, beras, gula dan minyak goreng di seluruh Nusantara," katanya.

Sebelumnya, Menteri Rini juga sudah meminta manajemen PT Semen Indonesia Tbk membuat harga semen yang terjangkau. Se­men merupakan salah satu bahan bangunan yang penting dalam membuat rumah. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya