Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Jonan Akan Bagikan Lampu Matahari Ke Warga Maluku di HPN 2017

RABU, 25 JANUARI 2017 | 15:28 WIB | LAPORAN:

RMOL. Rumah warga di daerah yang belum dipasok aliran listrik akan segera memiliki lampu untuk penerangan.

Hal itu sebagaimana diutarakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kepada Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang berkunjung ke kantornya di Kementerian ESDM, Rabu, (25/1).

Menurutnya, saat ini masih terdapat 2.500 desa yang masih belum terdapat penerangan alias belum mendapat aliran listrik dari PLN. Untuk menyelesaikan persoalan itu, Kementerian ESDM punya solusi jitu yakni "Lampu Matahari" atau Home Solar System untuk menerangi rumah-rumah warga di seluruh pelosok negeri.


Home Solar System merupakan ide dari Menteri Jonan agar desa-desa yang belum mendapat pasokan listrik dari PLN, terutama daerah-daerah pelosok di Timur Indonesia, dapat menikmati penerangan.

"Satu rumah 4 lampu. Cukuplah untuk menerangi satu rumah. Banyak rumah-rumah warga yang sangat terbantu dengan inovasi ini," jelas Jonan.

Spesifikasi Home Solar System ini meliputi 4 lampu besar setara dengan 70 watt/lampu, kabel sepanjang 10 meter serta colokan yang bisa juga dipergunakan untuk mengisi daya ponsel.

"Lampunya bisa dibikin terang dan redup. Tinggal di tempel di dinding, dan ada kabel untuk men-charge handphone," papar Jonan sembari mendemonstrasikan cara kerja Home Solar System.

Lampu Matahari ini juga sangat fleksibel dan dapat digunakan oleh masyarakat di berbagai tempat tergantung kebutuhan. Bisa dipergunakan untuk rumah, untuk perahu bagi nelayan, atau juga bisa beralih fungsi menjadi senter.

Inovasi ini ditargetkan selama dua tahun kedepan dapat menerangi 450.000 lebih rumah di seluruh pelosok tanah air. Untuk daya tahan, lampu Home Solar System setelah terisi penuh dapat bertahan hingga 72 jam.

Jonan membeberkan, program ini sudah diterima baik di banyak provinsi. Dia juga sudah memamerkan Home Solar System kepada Kepala Daerah yang daerahnya masih banyak belum dialiri listrik. Para kepala daerah itu, kata Jonan, sangat terpukau dan senang dengan teknologi ini, karena akan sangat membantu para kepala daerah menerangi rumah-rumah warga.

Rencananya, nanti di acara puncak HPN 2017, Presiden Jokowi akan menyerahkan secara simbolik bantuan Home Solar System kepada beberapa perwakilan warga dari Provinsi Maluku sebagai tuan rumah HPN 2017.

Jonan kemudian menyerahkan dua Home Solar System kepada Panitia HPN 2017 untuk dipamerkan di panggung acara puncak HPN 2017 di Ambon, 9 Februari mendatang. Ia pun sekaligus memastikan diri untuk hadir di acara puncak perhelatan akbar insan pers se tanah air tersebut.

"Kalau saya pasti hadir di HPN. Nanti Presiden yang menyerahkan secara simbolis ke rakyat Maluku," kata Jonan.

Panitia HPN 2017 yang hadir di dalam pertemuan dengan Menteri ESDM Ignatius Jonan antara lain Penanggung Jawab HPN 2017 Margiono, Ketua Panitia HPN 2017 M Ihsan, Bendahara Panitia Kiki Iswara, dan Wakil Ketua Bidang Dana Agus Yuli. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya