Berita

Foto/Net

Bisnis

Menpar Ngarep Turis China Makin Banyak Berkunjung

Kerek Target Wisman Jadi 15 Juta
RABU, 25 JANUARI 2017 | 08:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah meningkatkan target wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini menjadi 15 juta kunjungan. Menteri Pari­wisata (Menpar) Arief Yahya menerangkan, target tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 10 juta wisman.

Arief menegaskan, target yang dipasangnya itu realis­tis. "Angka tersebut relevan dengan pertumbuhan pereko­nomian yang mulai menanjak dan pengembangan 10 destinasi wisata yang tengah dikembang­kan pemerintah," kata Arief di Jakarta, kemarin.

Dia mengakui, turis asal China masih menjadi target besar. Karena, negara ini memi­liki sekitar 120 juta jiwa yang berpotensi menjadi wisatawan. Juga karena perekonomian China tumbuh dengan baik.


Arief optimistis, target terse­but akan tercapai. Sebab, pe­merintah telah melakukan ber­bagai perbaikan untuk menarik minat wisman. Di antaranya, pembangunan infrastruktur di wilayah tujuan pariwisata, salah satunya Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari total lahan 109 hektare (ha), 88 ha sudah selesai pembe­basan lahannya. Sisanya bakal selesai triwulan I-2017.

Selain itu, ada kerja sama dengan negara Asia Tenggara. Menurut Arief, negara di ASEANsepakat akan memperkuat ASEAN Single Destination sehubungan dengan ulang tahun ke-50. Dari pertemuan ini, masing-masing Kementerian Pariwisata sepakat mempro­mosikan keindahan negara bersama-sama.

Dia menilai, Indonesia akan diuntungkan dengan instrumen ini. Pasalnya, jumlah wisman yang berkunjung ke Indone­sia masih kalah dibandingkan negara tetangga. Contohnya Thailand yang mampu men­datangkan 30 juta wisman, disusul Malaysia 25 juta, dan Singapura 15 juta. Sementara Indonesia sampai saat ini baru mendatangkan 10 juta hingga 12 juta wisman.

Untuk diketahui, berdasar­kan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Januari hingga November 2016, jumlah kun­jungan wisman ke Indonesia mencapai 10,41 juta. Angka itu naik 10,46 persen dari tahun sebelumnya. Namun demikian, kenaikan jumlah wisman menimbulkan persoalan.

Sebelumnya, Kasubdit Izin Tinggal Ditjen Imigrasi Ke­menterian Hukum dan HAM Hendro Tri Prasetyo mencatat, kebijakan bebas visa yang di­tujukan meningkatkan jumlah wisatawan, membuka sejumlah keran pelanggaran.

Berdasarkan data Ditjen Imigrasi, kasus pelanggaran izin tinggal (overstay ) secara keseluruhan hingga 24 Desem­ber 2016 mencapai 26.449 untuk izin tinggal kunjungan. Sekitar 8.032 wisatawan China melanggar izin tinggal kunjungan, dan 4.753 kasus over­stay bebas visa kunjungan. Adapun jumlah warga negara China yang terkena penegakan hukum (pro justitia) baru 38 persen, atau 126 orang.

Selain itu, kebijakan bebas visa membuat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turun lebih dari Rp 1 triliun. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya